
Emak-Emak dan Gen Z Dominan Jatuhkan Pilihan ke Paslon Dirga-Iskandar di Pilkada Polman
POLEWALI MANDAR,- Jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang menyisakan beberapa hari lagi, dukungan politik untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut empat Dirga Adhi Putra Singkarru -Iskandar Muda Baharuddin Lopa semakin menguat di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Terutama di kalangan kaum emak-emak (Ibu-ibu) dan generasi Z (Gen Z).
Hal ini disampaikan pengamat politik Umar Darwis, Kamis (21/11). Dia menilai dua kelompok pemilih ini menjadi kekuatan signifikan yang mampu mempengaruhi peta elektoral dalam pemilihan di Pilkada Polman 2024.
“Kaum emak-emak cenderung tertarik dengan karakter, sopan santun, dan attitude yang dimiliki palson dengan akronim DIGASKAN,” kata Umar Darwis kepada wartawan, Kamis (21/11/2024).
Menurutnya visi Dirga-Iskandar yang menekankan pada penguatan ekonomi keluarga melalui penciptaan lapangan pekerjaan, dan tawaran pada jaminan kesehatan, serta program-program subsidi kebutuhan pokok dan pemberdayaan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), memberi pengaruh cukup besar sehingga kaum emak-emak menjatuhkan pilihan kepada mereka.
“Sementara Gen Z merasa terdorong untuk memilih pasangan ini karena pendekatan digitalisasi dan keberpihakan mereka terhadap isu-isu keberlanjutan lingkungan serta peluang kerja di sektor kreatif,” terang Umar.
Lebih lanjut Umar mengatakan, Gen Z menghargai pemimpin yang memiliki visi pembangunan ekonomi dan sosial yang merata, terutama yang memberikan perhatian pada kaum muda, pendidikan, kesehatan, dan peluang kerja.
Disebutkan kecenderungan Gen Z lebih memilih pemimpin yang memiliki kemampuan untuk perubahan nyata, mereka tidak hanya tertarik pada visi yang sekadar retorika, tetapi juga bukti nyata dari tindakan bukan janji-janji kosong.
Umar juga mengatakan, pendekatan Dirga-Iskandar yang relevan dan adaptif terhadap kebutuhan dua segmen pemilih ini menjadi kunci keberhasilan mereka meraih dukungan secara luas.
“Paslon ini mampu meraih hati para Pemilih, memanfaatkan platform digital media khususnya mendekati Gen Z. Mereka juga mengutamakan komunikasi yang emosional dan langsung, yang ternyata sangat efektif menarik simpati emak-emak,” tuturnya.
Bahkan menurutnya, Dirga – Iskandar secara mobile dengan pendekatannya diterima di seluruh lapisan masyarakat.
Sementara Arianti (45), seorang ibu rumah tangga di Polewali, mengaku tertarik dengan program Paslon Dirga-Iskandar yang menurutnya sangat diterima.
“Saya lihat program mereka benar-benar memikirkan rakyat kecil seperti kami. Harga bahan pokok katanya mau lebih stabil, dan ada perhatian pada jaminan kesehatan. Itu yang bikin saya yakin,” terang Arianti.
Sedangkan, Ismail (20), seorang mahasiswa, menyebutkan bahwa program yang disampaikan pasangan “DIGASKAN” dianggap lebih nyata dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
“Mereka selalu menyampaikan soal isu-isu yang kami pedulikan, kayak lingkungan, apalagi saat ini Polman disandera dengan polemik sampah yang belum juga tuntas, selain itu penciptaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. dan terpenting ialah penerapan digitalisasi dan internet ke depannya ke seluruh pelosok desa di Polman,” tandas Ismail.
Dengan semakin dominannya dukungan dari dua kelompok pemilih strategis ini, Dirga-Iskandar diprediksi bakal memenangkan kompetisi Pilkada Polman yang rencananya digelar 27 November 2024 mendatang.
Pengamat lain menilai bahwa dukungan dari emak-emak dan Gen Z tidak hanya menunjukkan keberhasilan strategi kampanye, tetapi juga menggambarkan pergeseran dinamika politik di Polewali Mandar yang semakin menekankan inklusivitas dan representasi. (rls).







