Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Warga Ngadu ke Polisi Karena Minyak Curah Hilang di Pasar Wonomulyo

Penulis / Redaksi: admin
Rabu, 23 Maret 2022 18:04 WITA 675 tayangan 2 menit baca
Warga Ngadu ke Polisi Karena Minyak Curah Hilang di Pasar Wonomulyo
Foto ilustrasi / Dokumentasi Sosial - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
WONOMULYO,- Minyak curah menghilang di pasar Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Warga yang hendak berbelanja resah, lantaran tidak mendapat minyak curah untuk dibawa pulang ke rumah. Mereka akhirnya mengadu kepada polisi, meminta untuk meningkatkan pengawasan agar kondisi meresahkan ini segera teratasi. “Tolong pak, bantu kami. Saya sudah kesana kemari mencari minyak curah, tapi tidak dapat-dapat,”ujar salah satu warga bernama Bibit kepada Kapolsek Urban Wonomulyo Kompol Adriyan Frederick Kopong, di Pasar Induk Wonomulyo, Kecamatan Wonomulyo, Rabu siang (23/03/2022). Bibit mengaku mencari minyak curah karena harganya relatif terjangkau, dibanding minyak kemasan yang lebih mahal. Karena tidak berhasil mendapatkan minyak curah, Bibit akhirnya pulang sembari membawa jerigen kosong. “Saya mau beli yang ini (minyak curah), karena harganya relatif murah. Kalau yang kemasan itu harganya mahal. Ini sudah kesana kemari cari minyak curah, tapi belum dapat,”ungkapnya. Selain Bibit, keluhan akibat hilangnya minyak curah juga diungkapkan Matemi, wanita yang berprofesi sebagai pedagang makanan dan tahu goreng. Diakui Matemi, sudah lima hari dirinya tidak berjualan karena sulit mendapatkan minyak goreng. “Sudah lima hari tidak jualan karena susah minyak. Saya rugi, sudah keliling cari minyak curah, tapi tidak dapat. Minyak kemasan harganya mahal sekali,”ujar Matemi kepada petugas. Usai menerima laporan warga, petugas gabungan dipimpin Kapolsek Wonomulyo langsung menyisir pasar Wonomulyo, memantau ketersediaan minyak curah. Hasilnya, tak satupun pedagang yang menjual minyak curah. Bahkan beberapa pedagang minyak curah yang biasanya berjejer di sekitr pasar Wonomulyo juga tidak terlihat. “Berdasarkan informasi dari pembeli minyak curah bahwa terjadi kelangkaan, kami bersama petugas kecamatan, turun mengecek langsung ke pengecer minyak curah,”ujar Kompol Adriyan kepada wartawan. Menurut Adriyan, kelangkaan minyak curah ini terjadi karena para pengecer di pasar ini belum mendapatkan pasokan dari agen minyak curah. “Menurut informasi dari pengecer, bahwa mereka belum mendapat kiriman dari agen minyak curah. Kami akan terus melalukan patroli, monitoring kepada pengecer, kami juga akan mengecek agen, untuk memastikan kendala yang mereka hadapi dalam pendisitribusian minyak curah ini,”pungkas Adriyan. Petugas mengimbau para penjual minyak, tidak melakukan penimbunan demi meningkatkan keuntungan. Petugas mengancam akan memberi sanksi tegas bagi oknum yang sengaja menimbun minyak goreng baik kemasan maupun curah, hingga memicu terjadinya kelangkaan. (Thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman