Warga Apresiasi Gerakan Pangan Murah Pemprov Sulbar
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 12 Juni 2024 23:03 WITA
656 tayangan
2 menit baca
MAMUJU,- Gerakan pangan murah yang semakin sering dilaksanakan Pemprov Sulbar mendapat apresiasi warga. Mereka berharap kegiatan serupa dapat selalu dilaksanakan untuk meringankan beban ekonomi warga.
"Semoga sering dilaksanakan karena harga bahan pokok biasa mengalami kenaikan. Cuman kebutuhan kita ini gas semoga ada solusinya," kata salah satu warga, Irma kepada wartawan, Rabu (12/06/2024).
Gerakan pangan murah yang digelar Pemprov Sulbar kali ini berlangsug di Lapangan Ahmad Kirang, Mamuju, Rabu (12/06). Kegiatan yang akan dilaksanakan hingga Kamis besok (13/06) terlaksana dengan bekerjasama Pemkab Mamuju.
Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin mengungkapkan, gerakan pangan murah sengaja dilaksanakan untuk meringankan beban ekonomi warga apalagi jelang hari raya Idul Adha.
“Pada prinsipnya gerakan pangan murah ini salah satu memberikan pelayanan kepada masyarakat, memastikan bahan pokok jelang Idul Adha mencukupi. Kalau ini terus dilakukan maka akan mempengaruhi inflasi daerah lebih baik,” jelasnya.
Dia mengaku akan memastikan kegiatan serupa berjalan lancar yang berjalan serentak pada enam kabupaten di Sulbar.
"Alhamdulillah ini dilakukan serentak seluruh provinsi. Besok akan saya cek langsung di Majene dan Polman, begitupun Mamasa, Mateng, dan Pasangkayu dilaksanakan juga," ungkapnya.
Sementara Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi menuturkan, kolaborasi yang dibangun Pemprov dan Pemkab Mamuju merupakan langkah baik menjelang lebaran.
"Kebutuhan masyarakat semakin mendesak, potongan harganya beda di pasaran, kita harap ini bisa masuk di Kecamatan-kecamatan dan terus diperbanyak," tutur Suraidah.
Pada kesempatan sama, Kadis Ketahanan Pangan Sulbar Abdul Waris Bestari menyampaikan, barang kebutuhan yang ditawarkan dijual lebih murah 10 persen dari harga pasar. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan juga bekerjasama dengan BI dan Bulog.
“Bahan pokok yang dijual di bawah 10 persen daripada di pasaran. Ini upaya pemerintah mendekatkan pasar ke masyarakat, jadi silahkan membeli sesuai kebutuhan, 7 ton beras yang kita dijual, kalau 2 ton beras hari ini menjual," pungkasnya.(rls/thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.