POLEWALI,- Sebuah foto editing photoshop menampilkan Stadion Camp Nou milik Club Barcelona dan Santiago Bernabeu milik Club Real Madrid, ditumbuhi tanaman padi viral di media sosial.
Sejak pertama kali diposting di group facebook (FB) Komunitas Photoshop Indonesia pada hari Minggu (19/04/20), oleh pemilik akun FB bernama Safriadi Iye Syifa, dengan caption :
Semua Pasti ada Hikmahnya
Termasuk di hentikannya LA LIGA SPANYOL karena
Covid-19. Terimakasih MADRID. Terimakasih BARCA.
Mohon jangan dihina ya. FOTO ini adalah BAPAK saya.
#INTERMESSION.
Kedua foto editing tersebut langsung mendapat respon, bahkan dibagikan banyak pengguna media sosial. Pada akun Twitter bernama @br0wski, kedua foto dengan caption efek la liga diliburin, mendapat 12 ribu retweet dan disukai 24 ribu pengguna twitter. Kedua foto itu bahkan dibagikan salah satu akun twitter media sepak bola eropa bernama @TrollFootball pada 21 April hari ini, mendapat 1.102 retweet dan disukai 3232 penguna twitter.
Ternyata, pemilik dan pengedit kedua foto viral tersebut bernama Safriadi (31 tahun), ayah 1 anak, warga Desa Riso, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar.
Diakui Safriadi, ide mengedit foto seperti itu lantaran merasa rindu dengan kompetisi sepakbola dunia yang sementara terhenti karena pengaruh Covid-19, “ Karena kerinduan saya dengan sepakbola, khususnya La Liga Spanyol dan Liga Champion Eropa yang dihentikan sementara gara-gara covid-19 “ katanya kepada wartawan, Selasa (21/04/20).

Foto editing photoshop Stadion Camp Nou milik Club Barcelona dan Santiago Bernabeu milik Club Real Madrid ditumbuhi tanaman padi, karya Safriadi, warga Desa Riso, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar yang viral di media sosial
Menurut Safriadi, dirinya tidak pernah menduga kedua foto hasil editingnya akan viral seperti sekarang ini, “ Saya tidak pernah menduga, awalnya saya hanya posting di group facebook Komunitas Photoshop Indonesia, sebagai bentuk kerinduan terhadap sepakbola eropa, terus banyak yang minta izin save, bahkan dijadikan story whatsapp, ada juga yang meminta izin untuk diposting di tempat lain, saay izinkan dengan harapan bisa menghibur di tengah kesulitan saat ini karena Covid-19 “ terang pria yang berprofesi sebagai guru sukarela.
Safriadi mengaku, proses pengeditan kedua foto viral tersebut dilakukan pada tanggal 19 April 2020, selama 30 menit. Lelaki tua yang sedang memanen padi dalam kedua foto tersebut, adalah orang tuanya sendiri di kampung halaman, “ Daripada stadion tidak dimanfaatkan karena Covid-19, mending dikelola sama petani sebagai tulang punggung bangsa, biar petani yang bekerja supaya kebutuhan pangan kita selama pandemi COVID tetap terpenuhi “ ungkapnya sambil tertawa.
Kendati banyak yang menyarangkan agar kedua foto hasil karyanya diberi watermark agar tidak diklaim sebagai karya orang lain, Safriadi mengaku enggan melakukan hal itu, “ Memang banyak yang menyarankan agar foto itu diberi watermark supaya karya saya tidak dicolong orang, tapi menurut saya tidak usah, yang penting semua bisa terhibur “ pungkasnya.