Unras Desak Copot Pj Bupati Muhamamd Zain, Massa Aksi Segel Kantor Bupati Mamasa
Penulis / Redaksi:
admin
Kamis, 19 September 2024 18:22 WITA
860 tayangan
2 menit baca
MAMASA,- Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa (unras) menuntut Penjabat (Pj) Bupati Mamasa Muhammad Zain dicopot dari jabatannya. Massa aksi sempat menyegel Kantor Bupati Mamasa karena kecewa Pj Bupati tidak berada di tempat untuk menemui massa aksi.
“Kami telah melakukan penyegelan dengan tujuan bahwa gedung ini sudah tidak berguna bagi Pj Bupati Mamasa, karena dengan kondisi yang ada beliau lebih memilih keluar untuk meninggalkan Kabupaten Mamasa, dibanding mengurus Kabupaten Mamasa,” kata Koordinator aksi Gabriel Dakosta Swares, kepada wartawan, Kamis (19/09/2024).
Unjuk rasa dilakukan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Rakyat Mamasa, berlangsung Kamis siang (19/09). Mereka menyegel pintu masuk Kantor Bupati menggunakan selembar poster berwana putih bertuliskan ‘Gedung ini Disegel’.
“Ketika kami sampai digedung ini Pj Bupati Mamasa tidak berada di tempat. Makanya kami sampaikan sugguh tega, dan sangat mirisnya Pj Bupati Mamasa tega meninggalkan Kabupaten Mamasa di tengah kondisi masyarakat yang sedang sakit,” ungkap Gabriel.
Menurut Gabriel, aksi dilakukan untuk menuntut penjelasan dari Pj Bupati Muhammad Zain terkait sejumlah persoalan di Kabupaten Mamasa. Salah satunya masalah pelayanan di Poli umum RSUD Kondosapata Mamasa yang sempat terhenti hingga viral di media sosial, karena insentif dokter yang belum terbayar.
“Adalah bagaimana pelayanan RSUD yang beberapa hari lalu viral di media sosial karena insentif dokter tidak dibayarkan,” ujarnya.
“Ada beberapa isu lain juga, termasuk Siltap (penghasilan tetap) aparat desa, tempat hiburan malam yang meresahkan, itu kemudian yang kami bawa datang menuntut Pj Bupati Mamasa untuk membereskan hal itu,” sambung Gabriel.
Menurut Gabriel, aksi penyegelan ini akan terus dilakukan hingga Pj Bupati Muhammad Zain menemui massa aksi dan memberikan penjelasan terkait sejumlah persoalan di Mamasa.
“Kami akan segel sampai Pj Bupati Mamasa mau menemui massa aksi, dan aksi ini akan terus berlanjut berjilid-jilid,” terangnya.
Dia juga mengaku akan berkoordionasi dengan pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk segera mencopot Muhammad Zain dari jabatannya sebagai Pj Bupati Mamasa.
“Kami juga akan bangun koordinasi dengan pimpinan pusat Kemendagri untuk mengevaluasi, mencopot Doktor Muhmmad Zain,” pungkas Gabriel. (saldy/thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.