Tuntut Pembayaran Siltap, APDESI dan PPDI Mamasa Ancam Gelar Unjuk Rasa
Penulis / Redaksi:
admin
Selasa, 19 September 2023 06:27 WITA
519 tayangan
1 menit baca
MAMASA,- Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) bersama Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, mengancam akan menggelar aksi unjuk rasa. Sebabnya, pemerintah setempat belum membayarkan sepenuhnya Siltap (penghasilan tetap) dan tunjangan untuk periode tahun 2022 dan 2023.
“Sesuai rapat yang kami lakukan tadi bersama Apdesi dan beberapa kepala desa serta perangkat desa, bahwasanya kami akan turun aksi di tanggal 25 september, " kata Ketua PPDI Mamasa, Elieser yang dikonfirmasi wartawan, Senin (18/09/2023).
Menurut Elieser, pada tahun 2022 pemerintah setempat belum merealisasikan pembayaran siltap untuk 54 desa di daerah ini. Bahkan untuk tahun 2023, siltap untuk 168 desa belum terbayarkan hingga saat ini.
"Sesuai juknis saat kami melakukan asistensi di dinas terkait dalam hal ini dinas PMD bahwasanya tepat bulan Mei akan dibayarkan (siltap) 40%, namun nyatanya hingga pertengahan bulan September belum ada realisasi dari pemerintah," jelasnya.
Sebelumnya beredar di media sosial pampflet berisi seruan terkait rencana aksi unjuk rasa yang akan dilakukan APDESI dan PPDI di Kabupaten Mamasa. (adi/thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.