Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Tolong ! Lansia di Tapango Butuh Biaya untuk Operasi Benjolan Besar di Wajahnya

Penulis / Redaksi: admin
Minggu, 26 Februari 2023 21:08 WITA 502 tayangan 2 menit baca
Tolong ! Lansia di Tapango Butuh Biaya untuk Operasi Benjolan Besar di Wajahnya
Foto ilustrasi / Dokumentasi Sosial - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
TAPANGO,- Pria lanjut usia (lansia) bernama Jamaluddin (80 tahun) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, hidup dalam kondisi memprihatinkan. Di wajahnya terdapat benjolan seukuran kepalan tangan yang terus membesar hingga menutupi salah satu matanya. “Sudah lama seperti ini, sudah hampir dua tahun, mulai terus membesar hingga seperti sekarang,” kata Jamaluddin saat dijumpai wartawan di rumahnya, Sabtu (25/02/2023). Jamaluddin merupakan warga Desa Riso, Kecamatan Tapango. Sehari-hari Jamaluddin hidup dalam belitan kemiskinan bersama istrinya Maniangka (70 tahun). Menurut Jamaluddin, keberadaan benjolan seukuran kepalan tangan tersebut berawal ketika wajahnya tertimpa buah kakao yang jatuh dari pohon. Diakui, benjolan itu pernah mendapat penanganan medis hingga akhirnya menjalani operasi di Makassar, Sulawesi Selatan. “Awalnya itu dijatuhi buah coklat, tidak lama kemudian mulai ada benjolan,”ungkapnya lirih. “Setelah dioperasi dokter menyarankan agar kami kembali tujuh bulan kemudian untuk operasi lanjutan. Namun karena terkendala biaya akhirnya kami terlambat kembali ke rumah sakit,” sambungnya. Karena sudah tidak memiliki uang untuk biaya pengobatan, Jamaluddin mengaku hanya dapat pasrah dengan kondisinya sekarang ini. Dia berharap bantuan biaya, agar kelak benjolan di wajahnya itu dapat kembali dioperasi “Sekarang saya hanya berharap ada yang memberi bantuan, soalnya saya sudah tidak punya biaya untuk operasi, tidak ada juga yang bisa menemani jika harus dirawat di rumah sakit,” tandasnya. Senada dengan Jamaluddin, sang istri Maniangka juga mengaku sudah tidak dapat berbuat banyak untuk menyembuhkan penyakit yang diderita suaminya. Apalagi sedikit kebun yang selama ini menjadi tumpuan utama untuk hidup, telah terjual untuk biaya pengobatan Jamaluddin. “Tidak ada lagi uang untuk ke rumah sakit, habis juga kebun dijual untuk berobat, makanya tidak dibawa lagi ke rumah sakit,”terangnya. Diakui Maniangka, Jamaluddin kerap merasa kesakitan akibat benjolan di wajahnya itu. Untuk mengurangi rasa sakit itu, Jamaluddin rutin mengkonsumsi obat penahan rasa nyeri. “Kalau tidak makan obat pasti merasa sakit lagi, makanya rutin minum obat penahan rasa sakit,”jelasnya. Maniangka mengaku tidak mengetahui secara pasti penyakit yang menyebabkan benjolan di wajah Jamaluddin. Dirinya hanya memperkirakan jika benjolan tersebut akibat penyakit tumor. “Saya tidak tau penyakit apa, karena dokter juga tidak pernah bilang. Saya hanya memperkirakan itu tumor, benjolannya lembek seperti ada air didalamnya,” pungkas Maniangka. (Thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman