Temui Gubernur, Ketua DPD API Sulbar Tawarkan Kerjasama
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 17 Juni 2020 19:51 WITA
580 tayangan
2 menit baca
SULBAR,- Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pendeta Indonesia (DPD API) Sulbar, PDT. Nicolaus Zakharia Sitandana, bersama rombongan berkunjung ke Kantor Gubernur Sulbar.
Kunjungan yang diterima langsung Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, di ruang kerjanya, Rabu (17/06/20), untuk melakukan audiens dalam rangka memperkenalkan keberadaan API di Sulbar, sebagai organisasi baru yang hadir di provinsi ke-33 ini.
Ketua DPD API Sulbar, PDT. Nicolaus Zakharia Sitandana, mengatakan, kehadiran API di Sulbar masih terbilang baru, meskipun secara nasional organisasi itu sudah ada selama 15 tahun, " Organisasi ini memang baru hadir di Sulbar yakni sekira tiga bulan lebih. Untuk itu, kami datang melakukan audiens dengan pak gubernur guna menyampaikan keberadaan organisasi ini di Sulbar," ungkapnya
Menurut Nicolaus, sebagai organisasi yang baru hadir di Sulbar, banyak hal yang akan dilakukan oleh pihaknya, termasuk membangun kerjasama dengan Pemprov Sulbar, " Suatu kerinduan kita ingin bermitra dengan Pemprov Sulbar tentang apa saja yang bisa kita lakukan secara bersama," ujarnya.
Dalam pertemuan itu, Nicolaus menyatakan kesiapan membantu Pemprov Sulbar untuk mensosialisasikan penerapan new normal di semua gereja di Sulbar, " Para pendeta dapat mensosialisasikan program pemerintah agar gereja-gereja para umat yang ada di Sulbar menerapkan new normal, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan di dalamnya," tandas Nicolaus.
Menanggapi hal itu, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, menyampaikan ucapkan terima kasih dan bersyukur atas bantuan yang ditawarkan DPD API Sulbar, " Kita bersyukur adanya rencana itu, jadi nanti kita bisa bicarakan apa saja yang bisa kita kerjasamakan dan jika ada yang perlu disampaikan bisa menghubungi OPD terkait," pungkas Ali Baal (ADVETORIAL)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.