Sudah 2 Hari Jalan Poros Mamasa - Mamuju Lumpuh Gegara Longsor, Pengendara Diimbau Lalui Jalan Alternatif
Penulis / Redaksi:
admin
Kamis, 23 Mei 2024 17:38 WITA
964 tayangan
2 menit baca
MAMASA,- Jalan Poros Mamasa - Mamuju di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, sudah dua hari tertutup longsor hingga melumpuhkan arus lalu lintas. Pengendara yang ingin melanjutkan perjalanan diimbau melalui jalur lain di Kabupaten Polewali Mandar.
"Kami mengimbau masyarakat pengguna jalan yang akan menuju Mamuju atau sebaliknya untuk sementara waktu menunda perjalanannya atau melalui jalur alternatif di Kabupaten Polewali Mandar," kata Kasat Lantas Polres Mamasa, Iptu Jamaluddin kepada wartawan, Kamis (23/05/2024).
Longsor terjadi di Desa Bujung Manurung, Kecamatan Mambi, Selasa (21/05). Gunung di sisi jalan runtuh usai hujan deras mengguyur.
Jamaluddin mengaku belum dapat dipastikan kapan akses jalan dapat dilalui. Apalagi ada banyak titik longsor yang harus dibersihkan.
"Kami belum bisa memastikan, apakah malam ini bisa lalui. Material longsor banyak sekali," ungkapnya.
Lebih lanjut Jamaluddin mengungkapkan, hingga saat ini sejumlah alat berat masih terus bekerja untuk menyingkirkan material longsor yang menutup jalan.
"Alat terus bekerja untuk membuka akses," ujarnya.
Dia menyebut ada dua loader dibantu sebuah dump truck yang terus bekerja untuk membersihkan material longsor. Satu unit escavator yang diperbantukan, membersihkan titik longsor di tempat lain.
"Di titik kami ini di Desa Bujung Manurung, ada dua alat loader yang bergantian bekerja, ada satu mobil dump truck. Ekskavator dalam perjalanan, tapi tadi singgah di Kecamatan Rantebulahan Timur karena ada longsor baru," terangnya.
"Ada juga longsor di Dusun Kalintaro Desa Uhailanu yang sementara dikerjakan," sambung Jamaluddin.
Jamaluddin menegaskan, kendaraan roda empat maupun roda dua belum bisa melintas.
"Material longsor masih memenuhi badan jalan sehingga belum dapat diakses menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah titik longsor menutup akses jalan di Desa Bujung Manurung, Kecamatan Mambi. Longsor paling parah menutup permukaan jalan sepanjang 100 meter dengan ketinggian mencapai tiga meter.
Kapolsek Mambi Ipda Ahmad Haerul mengaku telah berkoordinasi dengan pihak balai jalan untuk mempercepat proses pembersihan material longsor dengan menambah alat berat.
"Saya sudah sampaikan sama pihak balai untuk ditambah (alat berat) dari arah Mamuju ke Aralle supaya bisa ketemu dari Mambi ke Aralle," ujar Ahmad. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
