Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Semangat Berbagi Nelayan tak Terpengaruh Pandemi

Penulis / Redaksi: admin
Senin, 11 Oktober 2021 21:07 WITA 576 tayangan 3 menit baca
Semangat Berbagi Nelayan tak Terpengaruh Pandemi
Foto ilustrasi / Dokumentasi Sosial - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
Pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak awal tahun lalu, tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan dan ekonomi. Kehidupan sosial masyarakat terdampak juga. Masa pandemi cenderung menggerus semangat kebersamaan, gotong royong dan kebiasaan berbagi kepada sesama warga. Namun, berbeda dengan yang terjadi pada para nelayan dan masyarakat di pesisir pantai. Pandemi covid tidak menyebabkan mereka kehilangan rasa kebersamaan, gotong royong dan semangat berbagi. Seperti terlihat di pantai Palippis, Kecamatan Balanipa, Polewali Mandar. Ahad sore, sebuah kapal motor nelayan buang jangkar di pantai Palippis. Kapal motor itu baru kembali dari mencari ikan di laut lepas. Belasan bocah yang berada di pinggir pantai, beramai- ramai mendekati lepa-lepa (sampan) pengangkut boks berisi ikan yang diseberangkan dari kapal motor ke pinggir pantai. Para bocah seolah berlomba untuk turut serta mendorong lepa-lepa ke daratan. Selanjutnya mereka dengan riang membantu mengangkat boks ikan ke tempat pembongkaran untuk ditimbang. Tanpa menunggu hasil penimbangan, seorang pria membagikan ikan kepada meraka. Setiap orang rata-rata mendapat bagian 4-5 ekor ikan layang atau cakalang. Bagi yang belum mengetahui kehidupan nelayan, akan merasa heran menyaksikan bagi-bagi ikan kepada para bocah itu. Tidak sedikit orang dewasa yang berada di tempat itu, kebagian ikan juga. Termasuk beberapa emak-emak dan pengunjung pantai Palippis yang kebetulan mendekat. Bagi-bagi ikan oleh nelayan yang pulang melaut, adalah salah satu kearifan lokal yang terus dipelihara para nelayan. Berbagi merupakan kebiasaan yang sudah menjadi tradisi setiap pulang melaut dan mendapat hasil tangkapan yang memadai. Rasa heran melihat bagi-bagi ikan, akan terjawab dengan mengetahui makna kebiasaan para nelayan. "Kita sudah biasa seperti ini, rezeki yang diperoleh dibagikan sedikit untuk orang lain," jelas Muhsin, disela-sela kesibukan mengurus pembongkaran dan penimbangan ikan dalam boks. Menurut juragan ikan itu, bagi-bagi ikan kepada para bocah bukan hanya menghargai jerih payah mereka membantu meringankan kerja nelayan, mulai mendorong lepa-lepa ke daratan sampai mengangkat boks ikan sebelum ditimbang. Lebih dari itu, merupakan bentuk perhatian khusus kepada anak-anak yang relatif masih polos. Berbagi kepada anak-anak diniatkan sebagai sedekah. Tidak berlebihan untuk menyebut sedekah ikan. "Kita niatkan sebagai sedekah. Apalagi, anak-anak kan masih polos. Kita bersyukur kalau mereka gembira, karena akan selalu mendoakan rezeki untuk nelayan," tutur Rahman, warga setempat. Pandemi Covid-19 yang kini hampir dua tahun, cukup dirasakan juga dampaknya oleh para nelayan. Namun, tidak memengaruhi kebiasaan saling membantu dengan berbagi rezeki sepulang melaut. Yang menandakan semangat gotong royong dan kebersamaan para nelayan dan pada umumnya masyarakat pesisir pantai masih terpelihara dengan baik. Mereka tetap memelihara warisan budaya leluhur berupa kearifan lokal yang sarat makna kedermawanan. Semangat gotong royong dan kedermawanan tetap menjadi ciri masyarakat nelayan. Yang tumbuh dari rasa simpati untuk menggerakan empati saling tolong - menolong. Pun terhadap orang yang tidak dikenalnya. Tidak berlebihan untuk mengatakan, mereka relatif masih bisa bertahan terhadap kecenderungan sifat individualis yang menjadi budaya baru sebagian masyarakat. Yang terseret modernisasi dan dampak teknologi informasi yang makin kencang. (m danial)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman