Sejumlah Pedagang di Polman Ketahuan Gunakan Timbangan Tidak Standar
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 9 Oktober 2024 16:51 WITA
574 tayangan
1 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Petugas dari UPTD Metrologi Legal Disperindagkop dan UKM Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, melakukan pengujian alat ukur atau timbangan yang digunakan para pedagang di daerah ini. Dalam kegiatan tersebut didapati sejumlah pedagang menggunakan timbangan tidak sesuai standar.
Hal tersebut disampaikan Kepala UPTD Metrologi Legal Disperindagkop dan UKM Polman, Ismail kepada wartawan, Rabu (09/10).
“Ada yang tidak sesuai (alat timbang), itu yang tidak sesuai kita rekomendasikan kepada pedagang untuk diganti timbangannya,” kata Ismail kepada wartawan, Rabu (09/10/2024).
Menurut Ismail pengujian alat timbang yang digunakan pedagang dilakukan sekali dalam setahun. Pihaknya telah mendatangi Pasar Pekkabata Polewali dan Pasar Ikan Wonomulyo, untuk menguji timbangan yang digunakan pedagang pada kedua pasar tersebut.
Diakui Ismail, alat timbang yang ditemukan tidak sesuai standar jumlahnya tidak seberapa. Ismail juga mengaku memeriksa alat ukur jenis literan.
“Kalau ini yang di pasar kebanyakan timbangan pegas, yang kami temukan (tidak standar) hanya beberapa sebenarnya di bawah lima unit. (Literan) itu diperiksa juga, kalau sudah penyok secara fisik tetap tidak boleh digunakan, kita rekomendasikan untuk diganti,” terangnya.
Ismail menuturkan, pengujian alat timbang dilakukan untuk memberikan perlindungan kepada konsumen.
“Untuk menjamin kebenaran alat-alat ukur, sehingga tercipta tertib ukur, ada perlindungan konsumen ,” pungkasnya. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.