SDK Harap Proyek Bendungan Budong-budong di Mateng Libatkan Pengusaha Lokal
Penulis / Redaksi:
admin
Minggu, 12 Oktober 2025 19:03 WITA
355 tayangan
2 menit baca
MAMUJU TENGAH,- Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka (SDK) tegaskan pentingnya pengawasan ketat dan pelibatan pengusaha lokal dalam pembangunan Bendungan Budong-budong di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng). Tujuannya, agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat sekitar.
Hal itu disampaikan SDK saat meninjau langsung proyek strategis nasional di Desa Salule'bo, Kecamatan Topoyo, Sabtu (11/10) kemarin. SDK didampingi Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, Bupati Mamuju Tengah Arsal Aras, serta sejumlah pimpinan OPD Pemprov Sulbar.
“Kita menekankan tiga hal: pengawasan, pelibatan pengusaha lokal, dan mitigasi lingkungan agar tidak terjadi kerusakan,” kata SDK dalam keterangannya, Minggu (12/10/2025).
Menurut SDK, proyek Bendungan Budong-budong yang menelang anggaran senilai Rp 1,029 triliun tersebut harus menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal.
“Selain untuk ketahanan pangan dan ekonomi, proyek ini juga harus menjadi lokomotif bagi tumbuhnya ekonomi lokal. Jangan hanya perusahaan besar dari luar yang diuntungkan,” tegasnya.
SDK juga meminta seluruh pihak menjaga transparansi dan akuntabilitas proyek agar sesuai dengan jadwal penyelesaian tahun 2027. Ia menilai, dukungan Kapolda Sulbar dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan serta kelancaran pembangunan.
Untuk diketahui, proyek Bendungan Budong-budong diproyeksikan memberikan manfaat besar, di antaranya irigasi seluas 3.047 hektare, penyediaan air baku 0,41 meter kubik per detik, potensi listrik mikrohidro 0,60 megawatt, serta pengendalian banjir hingga 330,87 meter kubik per detik.
SDK berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar dan menjadi contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat. (rls)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.