Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Satu Keluarga Penderita Gangguan Mental di Polman Dievakuasi ke Rumah Sakit

Penulis / Redaksi: admin
Kamis, 23 Februari 2023 20:21 WITA 314 tayangan 3 menit baca
Satu Keluarga Penderita Gangguan Mental di Polman Dievakuasi ke Rumah Sakit
Foto ilustrasi / Dokumentasi Sosial - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI MANDAR,- Satu keluarga terdiri dari ayah, ibu dan anak yang hidup memprihatinkan akibat menderita gangguan mental di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, akhirnya dievakuasi ke Rumah Sakit  Haji Andi Depu Polewali untuk mendapat penanganan. Rencananya, mereka juga akan direhabilitasi dan diberi pelatihan agar kelak dapat hidup lebih baik serta mandiri. “Sudah ada di rumah sakit sekarang,” kata Kepala Puskesmas Wonomulyo, H Syuaib saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon, Rabu (22/02/2023). Ketiga warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Wonomulyo, masing-masing bernama Musdi (48 tahun), Kamsri (54 tahun) dan Putra (12 tahun), dievakuasi petugas dari Puskesmas Wonomulyo, pada Selasa kemarin (21/02). Proses evakuasi berlangsung lama, lantaran salah satunya sempat menolak dibawa ke rumah sakit. “Lama sekali prosesnya, jam sembilan pagi kita di sana, setelah dzuhur baru bisa dirujuk, kita kerahkan petugas dari Polsek, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk membantu memberikan edukasi,”ungkap Syuaib. Syuaib menyebut, penanganan satu keluarga penderita gangguan mental ini nantinya akan diambil dinas sosial setempat. Mereka akan direhabilitasi agar kelak dapat menjalani hidup secara mandiri. “Rencananya, akan dibawa ke tempat rehabilitasi khusus oleh dinas sosial, nanti mereka akan diberi perawatan dan pelatihan agar kelak bisa lebih mandiri, karena selama ini hidupnya bergantung dari orang lain,”ungkapnya. Sebelum proses rehabilitasi dilakukan, Syuaib menyebut jika salah satu penderita gangguan mental bernama Musdi akan menjalani operasi. “Rencananya itu akan dilakukan operasi, karena ada bekas luka pada kaki suaminya (Musdi), nanti setelah itu baru direhabilitasi,”pungkasnya. Sebelumnya diberitakan, satu keluarga terdiri dari ayah, ibu dan anak hidup memprihatinkan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, karena menderita gangguan mental. Ketiganya tinggal dalam gubuk besama ayam. “Kita tahu bahwa satu keluarga itu, kayaknya memang gangguan jiwa semua, mereka tinggal bersama dalam rumah itu, terus anaknya kayaknya bisu,” kata Kepala Desa Sugihwaras Warsito kepada wartawan, Sabtu (28/01/2023). Gubuk yang menjadi tempat tinggal keluarga malang ini berukuran sekira 4x7 meter. Letaknya cukup tersembunyi lantaran berada di belakang rumah warga. Di dalam gubuk yang tampak pengap tersebut, terdapat sebuah tempat tidur dan bale-bale yang dipenuhi pakaian kotor dan berserakan di mana-mana. Terlihat pula beberapa karung berisi pakaian bekas. Sementara belasan ekor ayam baik yang masih kecil maupun sudah besar berkeliaran dan buang kotoran di dalam rumah. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, keluarga malang ini tidak hanya mengandalkan bantuan tetangga. Sang ibu Kamsri juga kerap ke pasar untuk berjualan sapu lidi. Sementara sang ayah Musdi sudah menahun kesulitan beraktifitas, lantaran masih merasakan sakit pada salah satu kaki usai terbakar. “Suaminya kena luka bakar, entah apa sengaja atau tidak, sehari-hari kerja serabutan, mengenai makan pemerintah dan tetangga bantu, jual sapu juga kalau pas ada orang panjat kelapa, dibuat sendiri sapunya, daunnya dikasih warga,” terang Warsito. (Thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman