Satpol PP Awasi Pengisian BBM di SPBU Polman, Usir Pengendara Bolak-Balik Mengantri
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 14 Oktober 2026 16:42 WITA
158 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Sejumlah personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) disiagakan untuk mengawasi pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Sejumlah pengendara ketahuan bolak balik masuk mengantri diminta keluar dari SPBU.
Pantauan wartawan di SPBU 74.913.49 di Kecamatan Wonomulyo, Rabu (14/10) antrian panjang ratusan kendaraan untuk mengisi masih mengular ke badan jalan.
Sejumlah personel Satpol PP bersiaga di sekitar tempat pengisian BBM. Mereka memperketat pengawasan, termasuk memperhatikan warga yang sudah berulang kali mengantri serta mencocokkan barcode pengisian BBM setiap kendaraan.
"Ada yang bolak balik kita suruh mutar, kita suruh keluar karena sudah menyalahi aturan," kata Kepala Satpol PP dan Damkar Polman, Arifin Halim kepada wartawan, Rabu (14/10/2026).
Arifin menuturkan, pengawasan pengisian BBM ini dilakukan menindaklanjuti instruksi Bupati Polman Samsul Mahmud, imbas masih terjadinya antrian panjang kendaraan pada semua SPBU di daerah ini.
"Sesuai surat edaran pak bupati kita memantau ke lapangan, karena kita melihat antrian panjang sehingga kita melakukan pemantauan dan pengawasan untuk mengurai daripada antrian itu," ujarnya.
Dia mengatakan, pengawasan ini akan dilaksanakan pada semua SPBU di daerah ini hingga proses pengisian BBM dinilai berjalan normal.
"(Sasaran) Semua SPBU hingga antrian normal kembali," tuturnya.
Diakui Arifin, temuan selama melakukan pengawasan di lapangan akan dibahas dalam rapat untuk menentukan langkah penanganan lebih lanjut.
"Hasil di lapangan kami akan laporkan ke pimpinan, sehingga apa yang terjadi saat ini (antrian) bisa berjalan normal kembali," ucapnya.
Arifin menduga pengendara yang bolak balik masuk SPBU hingga memicu antrian panjang adalah pelangsir BBM. Dia memastikan sanksi tegas akan diberikan jika warga berulang kali melanggar aturan.
"Kita persuasif dulu, kita akan kerjasama dengan kepolisian, kita kolaborasi, kalau ada yang melanggar kita akan serahkan (ke pihak berwajib). Ada betul (pelangsir) karena itu yang bolak balik langsung putar balik menghilangkan jejak setelah teman-teman satpol datang," pungkasnya.
Sementara warga bernama Erna mengapresiasi pengawasan yang dilakukan Satpol PP. Upaya tersebut diakui terbukti mampu mengurai antrian di SPBU.
"Alhamdulillah, bagus kalau diawasi terus seperti ini, karena betul tiap hari harus mengantri, barusan seperti ini (terurai antrian) setelah ada pengawasan," tandasnya. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
