CAMPALAGIAN,- Pengawasan terhadap warga yang berdatangan dari berbagai daerah, terus dilakukan petugas gabungan dari Polsek Campalagian, bersama pihak Kecamatan dan Puskesmas Setempat.
Sedikitnya 16 warga Desa Sumarrang, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, menjalani pemeriksaan Sabtu kemarin (29/03/20), setelah diketahui pulang dari beberapa wilayah terpapar wabah Virus Corona.
Selain dilakukan pemeriksaan kesehatan, ke 16 warga itu juga menjalani pemeriksaan suhu tubuh, untuk memastikan mereka tidak memiliki gejala yang menunjukkan indikasi tertular virus corona.
Kapolsek Campalagian IPTU Sukirno. AS, mengimbau ke 16 warga itu, agar mengikuti anjuran pemerintah, melakukan karantina mandiri di rumah dan mengikuti arahan dari pihak puskesmas, untuk selalu menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan serta tidak melakukan kontak fisik dengan keluarga mapun orang lain, selama 14 hari ke depan.
“ Saya berharap, warga tidak panik, apalagi setelah dilakukan pemeriksaan, kondisi ke 16 warga kita yang baru pulang dari berbagai daerah di Indonesia termasuk dari luar negeri, dalam kondisi sehat dan baik-baik saja, suhu badan mereka juga dalam kondisi normal “ ujar IPTU Sukirno.

Petugas bersama warga, melakukan pengawasan lokasi karantina mandiri delapan warga Desa Parappe, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat malam (28/03/20). Sumber Foto - Istimewa
Selain itu, Kapolsek juga mensosialisasikan maklumat Kapolri yang mengimbau warga, untuk mengurangi aktifitas di luar rumah, “ Kami berharap, untuk sementara ini warga sebaiknya tidak banyak melakukan aktifitas di luar rumah, jangan suka berkerumun di tempat umum dan hindari keramaian “ tandas Sukirno.
Sebelumnya pada Jumat malam (28/03/20), petugas juga melakukan pemantauan dan memeriksa kondisi delapan warga desa Parappe, Kecamatan Campalagian, yang sejak beberapa hari terakhir, menjalani karantina mandiri sepulang merantau dari Malaysia.
Dari hasil pemeriksaan, kedelapan warga tersebut dalam kondisi baik-baik saja. Bahkan suhu tubuh salah seorang diantaranya yang awalnya terdeteksi mencapai 38 derajat celcius, kini sudah normal kembali. (Rls/Thaya)