Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Pj Gubernur Sulbar Beberkan Cara Atasi Kemiskinan Meski APBD Terbatas

Penulis / Redaksi: admin
Selasa, 24 September 2024 23:06 WITA 227 tayangan 2 menit baca
Pj Gubernur Sulbar Beberkan Cara Atasi Kemiskinan Meski APBD Terbatas
Foto ilustrasi / Dokumentasi Pemerintahan - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MAMASA,- Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin melakukan kunjungan silaturahmi langsung dengan masyarakat Kecamatan Aralle, di Kabupaten Mamasa. Bahtiar mengaku turun dan menginap di Aralle untuk mendengar langsung kendala dihadapi masyarakat dan memberi gambaran terkait kondisi daerah saat ini. "Cek APBD Sulbar, perencanaan yang dijalankan tahun ini itu tidak ada apa, saya sebagai Penjabat Gubernur kesulitan membantu masyarakat. Karena program kita sudah habis dan tidak fokus langsung kepada masyarakat,” kata Bahtiar dalam keterangannya. Kunjungan silaturahmi dan dialog Bahtiar bersama masyarakat berlangsung di Kantor Camat Aralle, Rabu (24/072024). Selama di Aralle, Pj Bahtiar sengaja memilih menginap di rumah salah seorang warga demi memahami psikologi masyarakat. Menurut Bahtiar, kondisi APBD Sulbar saat ini terbatas,  maka tidak mungkin membangun daerah dengan mengandalkan APBD. Sehingga untuk memutus mata rantai kemiskinan memerlukan alat dan metode yang benar, serta menyesuaikan menyesuaikan kondisi objektif masyarakat. Meski begitu, Bahtiar tak ingin kehabisan akal untuk membantu masyarakat. "Tidak boleh lagi dibiarkan keadaan ini terus berulang dari tahun ketahun, dan APBD kita yang kecil ini harus fokus memutus mata rantai kemiskinan. Tahun berikutnya harus ada perubahan angka signifikan, kalau tidak artinya kita tidak fokus bekerja, kita merencanakan program tidak sesuai kebutuhan rakyat tetapi selerah pribadi pejabat pejabat..inilah model managmen pemerintahan yang sedang saya gerakkan , berkesusuaian dengan kebutuhan objektif masyarakat bawah bukan selerah kita orang per orang," bebernya. Dia pun menyampaikan solusi kepada masyarakat dengan melakukan penyembangan sektor pertanian dan budidaya perikanan menggunakan skema KUR. Hanya saja kata dia, pengembangannya harus berskala besar sehingga hasilnya tidak habis sekedar dijadikan konsumtif. "Mamasa sangat Subur. ph tanah di atas 7-8. Artinya basah terus sepanjang tahun, ditanam apa saja tumbuh, ini bersukur betulq. Dengan potensi itu maka masyarakat harus mengembangkan sektor perkebunan, pertanian, dan budidaya ikan tawar." tutur Bahtiar. Sementara salah satu warga, Muhtar mengucapkan kasih atas bantuan yang diberikan Pj Gubernur. Dia pun berharap pemerintah terus memberikan dukungan terhadap sektor pertanian, khususnya di Aralle "Kami disini petani, jadi semoga perhatian ke petani ini terus ditingkatkan, seperti bantuan pupuk dan bibit," pungkas Muhtar. (rls)    
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman