Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Pj Bupati Mamasa Minta BPKAD Segera Bayar Gaji Petugas Kebersihan Mogok Kerja

Penulis / Redaksi: admin
Selasa, 8 Oktober 2024 18:26 WITA 657 tayangan 2 menit baca
Pj Bupati Mamasa Minta BPKAD Segera Bayar Gaji Petugas Kebersihan Mogok Kerja
Foto ilustrasi / Dokumentasi Sosial - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MAMASA,- Penjabat (Pj) Bupati Mamasa Muhammad Zain angkat bicara merespon aksi mogok kerja yang dilakukan petugas kebersihan di daerah ini karena gaji mereka selama 4 bulan belum dibayar. Zain mengaku telah memeritahkan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mamasa menyelesaikan tunggakan gaji petugas kebersihan tersebut. "Saya sudah minta kepala badan keuangan untuk menyelesaikan (pembayaran gaji) dalam waktu yang sangat cepat. Karena ini terkait kebersihan lingkungan dan kota," kata Zain saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (08/10/2024). Zain tidak membeberkan lebih jelas alasan keterlambatan pembayaran gaji tenaga kebersihan di Mamasa. Meski begitu, dia mengaku jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa saat ini sedang menyelesaikan sejumlah persoalan yang tidak kalah mendesak di Mamasa. "Ini kan banyak hal yang harus kita kerjakan, prioritas. Ini juga sebuah prioritas, tapi kita kerjakan satu persatu. Insya Allah dalam hitungan hari selesai," ujarnya meyakinkan. Zain juga berharap persoalan sampah yang timbul akibat aksi mogok petugas kebersihan segara teratasi. Dia meminta Kepala DLHK Mamasa Welem,  terus memantau perkembangan penanganan sampah di daerah ini. "Memang sampah ini kan menjadi perhatian kita, dari awal saya datang. Saya minta kepala dinas lingkungan hidup juga untuk terus memantau dan melakukan proses-proses berikutnya untuk menjaga lingkungan kota kita (agar tetap) bersih," tutupnya. Diberitakan sebelumnya, sebanyak 60 petugas kebersihan di Kabupaten Mamasa, melakukan aksi mogok kerja karena belum menerima gaji 4 bulan. Akibatnya, tumpukan sampah dibiarkan berserakan di sejumlah lokasi hingga membuat warga resah. "Baru empat hari (mogok), penyebabnya gaji mereka belum terbayarkan, dari bulan 6 (Juni) sampai sekarang. Sudah jalan empat bulan," kata Kepala DLHK Mamasa, Welem saat dihubungi, Selasa (08/10). Welem juga mengakui jika tumpukan sampah yang tersebar pada sejumlah titik di pusat kota Mamasa mulai berserakan hingga masuk ke badan jalan. “Sampah sudah mulai menggunung, sudah menumpuk, beberapa tempat sudah menumpuk, sudah masuk di badan jalan.. Sudah menumpuk, beberapa tempat suda menumpuk, sudah masuk di badan jalan,” terangnya. (fr/thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman