Pj Bahtiar Dorong Pembangunan Pelabuhan Kontainer di Sulbar untuk Dukung IKN
Penulis / Redaksi:
admin
Kamis, 19 September 2024 18:44 WITA
554 tayangan
2 menit baca
MAMUJU,- Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Bahtiar Baharuddin bakal mendorong pembangunan pelabuhan kontainer di provinsi ke 33 ini. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar untuk tumbuh bersama Ibu Kota Nusantara (IKN).
Hal itu disampaikan Bahtiar saat menghadiri seminar Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2024 yang berlangsung di Gedung Graha Sandeq, Mamuju, Kamis (19/09).
Seminar itu mengusung tema ‘Transportasi Sulbar Maju menuju Nusantara Baru, Sulbar tumbuh bersama IKN dan Sulbar Menyanggah IKN melalui Ekonomi Hijau dan Biru’,
"Jadi, kalau mau membangun koneksi daerah ini adalah membangun dari udara dan laut. Misalnya, kita sudah produksi hasil bumi yang banyak, keluar dari daerah harus pakai transportasi. Nah, di samping itu harus ada pelabuhan. Pelabuhannya gimana, pelabuhannya harus representatif untuk kapal-kapal. Dan sampai saat ini, kita belum ada pelabuhan kontainer," kata Bahtiar dalam keterangannya, Kamis (19/09/2024).
Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri itu mengungkapkan, infrastruktur bukan hanya kapal, tapi pelabuhan yang representatif. Dia berharap pemerintah pusat segera membangun pelabuhan kontainer di Sulbar.
"Jadi, saya mendorong betul ada bantuan dan perhatian dari pemerintah pusat, supaya bangun pelabuhan kontainer di Sulbar. Selama pelabuhan kontainer nggak diselesaikan, maka diskusi kita tentang ekosistem laut masih bermasalah. Arus barang dari dan kembali ke Sulbar itu bermasalah. Kita harus bawah jauh lagi ke Makassar, jauh sekali," ujarnya.
Dia menambahkan, Pemprov Sulbar juga harus membuka akses transportasi udara ke seluruh daerah, dengan mendahulukan yang paling prioritas. Misalnya, kata dia, ke Surabaya, Jawa Timur (Jatim).
"Nah, kalau udara, kita harus membuka akses semua daerah, tetapi mana yang prioritas. Makassar sudah, balik papan sudah, sekarang yang prioritas adalah Surabaya Jawa Timur. Karena hampir seluruh ekonomi Indonesia timur, semua ujungnya Jawa Timur. Nah, kalau kita bisa membangun jalur laut langsung ke Surabaya, itu keren sekali," pungkasnya. (rls)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
