Pemprov Sulbar Terima Penghargaan karena Dinilai Berhasil Kendalikan Inflasi
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 8 November 2023 15:48 WITA
76 tayangan
2 menit baca
MAMUJU,- Pemprov Sulbar menerima penghargaan insentif fiskal pengendalian inflasi dari Pemerintah Pusat. Penghargaan diserahkan langsung oleh Mendagri Tito Karnavian kepada PJ Gubernur Sulbar Prof.Zudan Arif Fakrulloh.
Penghargaan diberikan saat digelar rapat koordinasi (rakor) pengendalian inflasi di ruang Sasana Bakti, Kemendagri, Jakarta, Senin (06/11).
Ketua Pelaksanaaan Alokasi Insentif Fiskal Periode III Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu Luky Alfirman menjelaskan, dua agenda dalam rakor tersebut yakni dalam rangka meningkatkan pengendalian inflasi daerah sekaligus memberikan menyerahkan insentif fiskal atas perannya dalam pengendalian inflasi.
"Tujuannya untuk meningkatkan partisipasi Pemda dalam meningkatkan pengendalian inflasi di daerah. Dan Pemberian penghargaan kepada Pemda yang telah kinerja baik dalam pengendalian inflasi di daerah serta memacu daerah-daerah lain agar semakin terpacu untuk meningkatkan kinerja khususnya terkait pengendalian inflasi di daerah," kata Lucky dalam keterangannya yang diterima wartawan, Senin (06/11/2023).
Sementara itu, Pj Gubernur Sulbar Prof.Zudan Arif Fakrulloh mengemukakan empat poin yang menjadi penilaian untuk penerima insentif fiskal tersebut. Yaitu, pelaksanaan sembilan upaya pengendalian inflasi pangan yang telah dilakukan oleh Pemda, kepatuhan penyampaian laporan kepada Kemendagri yang menunjukkan jumlah laporan harian yang disampaikan Pemda dalam pengendalian inflasi pangan oleh Kab/kota, tingkat inflasi yang merupakan nilai capaian hasil dari upaya pengendalian inflasi daerah, dan keempat rasio realisasi belanja pengendalian inflasi terhadap total belanja daerah.
Zudan menyampaikan terima kasih atas kerja keras Pemda serta kolaborasi Satgas pengendalian inflasi, Forkopimda, BI, BPS, Pemda di enam kabupaten dalam berkolaborasi melakukan pengendalian inflasi di enam kabupaten.
"Kebersamaan forkopimda dan kabupaten harus terus kita perkuat terus, kuncinya jaga stabilitas harga dan pasokan ada,"pungkasnya.
Untuk diketahui, ada tiga provinsi yang menerima insentif fiskal sebesar 8,6 Miliar rupiah. Sulbar merupakan salah satunya. (rls/thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.