Pemprov Sulbar Jemput Program Ketenagakerjaan untuk Tekan Pengangguran dan Kemiskinan
Penulis / Redaksi:
admin
Selasa, 23 Juni 2026 22:44 WITA
4 tayangan
2 menit baca
JAKARTA,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) terus berupaya menekan angka pengangguran dan kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta perluasan kesempatan kerja. Salah satu caranya dengan menjalin koordinasi dan memperkuat sinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI.
Untuk itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sulbar, Junda Maulana, didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulbar, Andi Farid Amri, melakukan kunjungan ke Kantor Kemnaker RI di Jalan Jenderal Gatot Subroto Kavling 51, Jakarta Selatan, Selasa (23/06). Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pemprov Sulbar bertemu dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan RI, Dr. Cris Kuntadi.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah program strategis yang dapat diimplementasikan di Sulbar untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja dan memperluas akses lapangan pekerjaan.
"Kami mengusulkan sejumlah program yang dapat dilaksanakan di Sulawesi Barat untuk mendukung penurunan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal," ujar Andi Farid Amri dalam keterangannya, Rabu (23/06/2026).
Farid mengungkapkan, terdapat beberapa program prioritas yang diajukan kepada Kemnaker RI. Di antaranya pelatihan kerja berbasis kompetensi yang dilaksanakan langsung di Sulawesi Barat, serta perluasan akses masyarakat Sulbar terhadap program pemagangan yang difasilitasi pemerintah pusat.
"Kami berharap pelatihan berbasis kompetensi dapat lebih banyak dilaksanakan di Sulawesi Barat. Selain itu, masyarakat Sulbar juga perlu mendapatkan kesempatan yang lebih luas untuk mengikuti program pemagangan yang difasilitasi Kementerian Ketenagakerjaan," katanya.
Menurut Farid, usulan yang disampaikan Pemprov Sulbar mendapat sambutan positif dari Kementerian Ketenagakerjaan. Program pelatihan dan pemagangan dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan keterampilan tenaga kerja sehingga lebih siap memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
"Alhamdulillah, respons dari Kementerian sangat baik. Pak Sekjen menyambut positif seluruh usulan yang kami sampaikan dan berkomitmen menindaklanjutinya melalui pembahasan bersama direktorat terkait agar program-program tersebut dapat didukung dan direalisasikan," ungkapnya.
Melalui sinergi yang semakin kuat antara Pemprov Sulbar dan Kemnaker RI, Farid berharap berbagai program peningkatan kompetensi tenaga kerja, perluasan kesempatan kerja, serta upaya pengurangan pengangguran dan kemiskinan di Sulawesi Barat dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
"Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Sulawesi Barat, terutama dalam menciptakan tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan mampu bersaing di dunia kerja," pungkasnya. (rls)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
