Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Pelanggar Prokes di Wonomulyo Meningkat, Satgas Akan Intensifkan Operasi Yustisi

Penulis / Redaksi: admin
Jumat, 23 Oktober 2020 20:24 WITA 532 tayangan 2 menit baca
Pelanggar Prokes di Wonomulyo Meningkat, Satgas Akan Intensifkan Operasi Yustisi
Foto ilustrasi / Dokumentasi Sosial - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
WONOMULYO,- Sedikitnya 50 warga yang merupakan pengunjung dan pedagang pasar Induk Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, terjaring operasi Yustisi, yang digelar Satgas COVID-19 Wonomulyo. Selain mendapat peringatan, warga yang didapati melanggar protokol kesehatan, beraktivitas tanpa memakai masker, langsung diberi sanksi sosial, menghafal pancasila hingga melakukan push up. “ Tadi dari pasar induk sampai pasar ikan ada sekitar 50 warga, diantaranya pedagang dan pengunjung pasar yang tidak memakai masker “, kata salah seorang anggota Satgas COVID-19 Wonomulyo, Yudi, kepada wartawan, Jumat (23/10/2020). Diakui Yudi, masih banyak warga yang mengabaikan himbauan pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan, demi mencegah penularan virus corona, “ Saya melihat tingkat kesadarannya masih di bawah 70 persen, dari semula yang sudah kita himbau “, ungkapnya. [caption id="attachment_14688" align="alignnone" width="840"] Salah seorang gadis remaja yang terjaring operasi yustisi, di pasar Induk Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar.[/caption] Untuk itu, Yudi menegaskan akan kembali mengintensifkan operasi Yustisi, agar warga patuh dan selalu menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, “ Jadi kami akan buat kegiatan berskala, dalam satu minggu kami akan lakukan giat terus supaya masyarakat sadar dan mentaati aturan yang sudah dibuat oleh pemerintah “, pungkasnya. Berdasarkan pantauan, berbagai alasan kembali dilontarkan warga saat terjaring operasi. Selain lupa, tidak sedikit yang berkilah tidak memakai masker lantaran merasa sesak. Bahkan, seorang gadis remaja yang terjaring, mengaku tidak memakai masker, lantaran uangnya dipakai membeli masker wajah. Hingga hari ini tercatat, angka penularan virus corona di Kabupaten Polewali Mandar, mencapai 439 kasus. 352 sudah dinyatakan sembuh, 8 orang meninggal dunia. Sisanya masih menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri. (Thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman