Sabtu, 7 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Peduli, Kapolres Polman dan Jajaran Bantu Bayi Kecanduan Kopi di Matakali

Penulis / Redaksi: admin
Jumat, 20 September 2019 15:06 WITA 680 tayangan 2 menit baca
Peduli, Kapolres Polman dan Jajaran Bantu Bayi Kecanduan Kopi di Matakali
Foto ilustrasi / Dokumentasi Sosial - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MATAKALI ,- Kapolres Polewali Mandar, AKBP Muh Rifai bersama Ketua Cabang Bhayangkari Polres Polman Ibu Yuni Rifai, mengunjungi Hadijah Haura, bayi berusia 14 bulan asal Desa Tonro Lima, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, yang kisahnya viral lantaran diusianya yang masih sangat muda telah kecanduan kopi. Selain menunjukkan rasa keprihatinan, kunjungan ini juga dilakukan sebagai bentuk kepedulian Kapolres Polman bersama jajarannya, dengan memberikan bantuan kepada Hadijah Haura agar tidak lagi mengkomsumsi kopi. Dalam kunjungannya tersebut, Kapolres sempat berbincang dengan kedua orang tua Haura dan menyarankan agar anaknya tidak lagi diberi kopi. “ Selain sudah menjadi kegiatan rutin Polres Polman yaitu jumat berkah, kami juga ingin melihat langsung kondisi bayi berusia 14 bulan yang viral karena rajin minum kopi, dan Alhamdulillah sudah tiga hari Hadijah tidak lagi diberi kopi karena masyarakat membantu susu untuk bayi tersebut, semoga seterusnya bisa berhenti mengkomsumsi kopi dan Allah SWT terus memberikan kesehatan “ ujar Kapolres Polman AKBP Muh Rifai, kepada wartawan Jumat (20/09/19). Kisah Hadijah Haura, anak semata wayang pasangan Sarifuddin dan Anita mendadak ramai jadi perbincangan, setelah diberitakan sejumlah media, karena mengkomsumsi kopi lantaran ketidakmampuan orang tua untuk membeli susu. Ironis, karena dilakukan secara rutin sejak berusia enam bulan, membuat Haura kecanduan kopi hingga sulit tidur jika belum mengkomsumsi kopi. “ Biasanya dalam sehari diberi 5 dot kopi, dia suka menangis kalau tidak diberi kopi “ ungkap ibu Hadijah, Anita. “ Pekerjaan saya dan suami cuman buruh pengupas kulit buah kelapa pak, dengan upah 24 ribu perhari, sangat sedikit dan pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari “ sambung Anita. Kunjungan ini turut diikuti Kasat Lantas Polres Polman, AKP Rusli Said, Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Syaiful Isnaini, Kapolsek Wonomulyo, AKP Deni Irwansyah, Kasi Propam Polres Polman, IPTU Saharuddin Kadir, Kanit Resum Polres Polman IPDA Tio Dwi Cahyo, Puluhan Bhayangkari Cabang Polres Polman, dan pemerintah setempat yang diwakili Camat Matakali Sulaeman Makka, Kades Tonrolima, Mawar serta pihak terkait lainnya. (Thaya)  
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman