Pedagang Keluhkan Sampah di Pasar Marasa Polman, Minta Bupati Turun Beri Solusi
Penulis / Redaksi:
admin
Selasa, 6 Januari 2026 15:51 WITA
169 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Pedagang mengeluhkan keberadaan sampah yang sudah belasan hari menumpuk di area Pasar Marasa Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Mereka meminta Bupati Polman Samsul Mahmud turun ke lokasi mencari solusi masalah yang terus berulang itu.
Pantauan wartawan, Selasa (06/01), tumpukan berbagai jenis sampah masih terlihat di area pelataran depan pasar Marasa di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo.
Berdasarkan informasi dari warga, petugas kebersihan sempat turun mengangkut sebahagian sampah, Senin malam (05/01). Meski begitu, sejumlah warga juga berdatangan membuang sampah saat petugas meninggalkan lokasi.
“Maunya bupati turun melihat langsung, supaya tahu masalahnya,” kata salah satu pedagang, Aminah kepada wartawan, Selasa (06/01/2026).
Aminah menyayangkan lantaran pemerintah tak kunjung menemukan solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah sampah yang telah berlangsung lama ini. Padahal, para pedagang di pasar ini rutin membayar iuran kebersihan sebesar Rp 2000 per hari, dengan harapan penanganan sampah berjalan lancar.
Aminah juga mengaku jika keberadaan tumpukan sampah yang menimbulkan bau busuk menyengat itu berdampak pada pendapatan mereka yang alami penurunan.
“Berpengaruh sama pendapatan karena orang tidak mau lewat kalau banyak sampah. Padahal kita semua pedagang yang ada di sini tiap hari bayar iuran sampah,” ungkapnya.
Lebih lanjut Aminah mengatakan, sampah yang menumpuk di pelataran pasar sebagian besar limbah rumah tangga dari daerah lain yang sengaja dibuang di pasar. Diakui, tidak sedikit warga marah ketika ditegur karena terpergok buang sampah di tempat ini.
“Kalau sampah pasar tidak sebanyak ini, itu semua sampah dari luar. Kadang ada warga yang marah ketika ditegur karena kedapatan buang sampah,” terangnya.
Dia lalu meminta pengelola pasar untuk menyiapkan penjaga. Agar tak ada lagi warga yang membuang sampah sembarangan di area pasar.
“Kita minta ada penjaga, supaya orang tidak sembarangan buang sampah. Harus didenda kalau ada yang buang sampah sembarangan,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, sedikitnya 18 ton sampah menumpuk di area pasar Marasa Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Penanganan sampah tersebut terkendala akses jalan licin dan becek menuju tempat pembuangan akhir (TPA).
“(Jumlahnya) Kira-kira enam kontainer, sekitar 18 ton. Ini ada kendala cuaca, karena beberapa hari hujan sehingga anggota tidak bisa membuang (sampah), karena kondisi jalan (menuju TPA) yang licin sehingga anggota beberapa hari tidak membuang sampah,” kata Camat Wonomulyo, Samiaji kepada wartawan, Senin (05/01). (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.