Muhammad Zain Paparkan Program Strategis saat Peringatan HUT ke 22 Mamasa
Penulis / Redaksi:
admin
Senin, 11 Maret 2024 23:30 WITA
345 tayangan
3 menit baca
MAMASA,- Pj Bupati Mamasa Muhammad Zain menyampaikan sejumlah program strategis yang akan digalakkan dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Dia berharap program tersebut bisa membuat Mamasa menjadi lebih kuat dan keluar dari segala persoalan yang dihadapi saat ini.
Hal tersebut disampaikan Zain saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 22 Kabupaten Mamasa yang berlangsung di Gedung Tribun Kondosapata, Mamasa, Senin (11/03/2024).
“Melalui momentum ini menjadi introspeksi diri atas apa yang telah dan apa yang dilakukan ke depan dengan kesejahteraan masyarakat dengan tetap mempertahankan adat dan istiadat," kata Zain.
Selain mendorong pemerintahan yang bersih dari korupsi, Zain ingin meningkatkan sarana dalam rangka pelaksanaan gerakan literasi.
"Saya ingin setiap sekolah ada sudut literasi karena dengan generasi kita dapat berliterasi maka demokrasi akan tumbuh," ujarnya.
Zain juga menyebut program pasar murah , pembangunan Posyandu, pencegahan pernikahan anak usia dini hingga penurunan angka stunting dan Mamasa asri.
Dia menyinggung budidaya tanaman anggrek yang berhasil dikembangkan sejumlah warga di daerah ini. Zain ingin mendorong Mamasa menjadi kawasan agrowisata.
"Mamasa dulu dikatakan kota kembang dan di kota ini ada lebih 400 jenis anggrek dimana ada 7 anggrek endemik yang hanya ada di Kondosapata, 200 anggrek telah memiliki nama," tuturnya.
Selain itu, Zain berniat mengoptimalkan peran BUMDes (Badan usaha milik Desa) yang terdapat pada 168 desa di daerah ini. Menurutnya, sebanyak 22 BUMDes akan ditingkatkan.
“Membangun Mamasa jangan hanya melihat sekitar Mamasa saja tapi lihat IKN yang nantinya orang akan datang buang uang di Mamasa dan itu sebentar lagi,"terangnya
Zain juga akan membranding Mamasa sebabai Kota Kopi. Salah satu caranya dengan membangun museum kopi yang diakui baru pertama di Indonesia.
"Dengan adanya program museum kopi, saya sengaja ungkapkan ini supaya tdk ada yang mencontek dari luar sebab ini program pertama kali ada di Indonesia," bebernya.
Pengembangan UMKM, seni dan budaya Mamasa juga diakui Zain menjadi program yang akan mendapat perhatian.
"Bangsa yang kuat dengan intelektual working bagi leluhurnya maka akan semakin maju, juga industiri hilirisasi yang dilakukan Presiden Joko widodo akan kita lakukan disesuaikan dengan potensi yakni pertanian dan pariwisata yang kita mulai dari desa dan disitulah peran desa dengan menggerakkan ekonomi,"tuturnya.
Mengakhiri sambutannya, Zain mengutip kata Presiden Amerika Jhon F Kennedy ‘Don't ask what this country has given you, but ask what you have given your country ‘ yang berarti ‘jangan tanyakan apa yang negara ini berikan kepadamu tapi tanyakan apa yang telah kamu berikan kepada negaramu’.
Peringatan HUT ke 22 Kabupaten Mamasa dirangkaikan dengan Rapat Paripurna DPRD Mamasa.
Acara dihadiri berbagai Pj Gubernur Sulbar diwakili Asisten I Pemprov Sulbar Muh. Jaun, Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi, Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi dan tamu undangan lain. (ady/thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
