Foto bersama para finalis pada pemilihan Duta Lingkungan Sulselbar 2020, yang digelar oleh Yayasan Sahabat Pemuda Prestasi Indonesia (YSPPI), 1-4 oktober kemarin. IST[/caption]
Kendati demikian, Mukarramah mengaku, banyak pelajaran yang telah didapatkan saat mengikuti Duta Lingkungan Sulselbar 2020, “ Salah satunya dapat mengembangkan potensi diri, menambah pengalaman dan teman, juga menambah kecintaannya terhadap lingkungan “, ujarnya.
Selain itu, gadis yang sedang menempuh pendidikan program Magister di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga itu juga mengungkapkan, banyak hal yang bisa di lakukan untuk menjaga lingkungan, dan syaratnya tidak mesti harus menggeluti ilmu tentang lingkungan, “ Bisa dimulai dari kesadaran masyarakat bahwa kalau bukan kita yang menjaga lingkungan siapa lagi? dan kalau bukan sekarang kapan lagi? “, imbuhnya.
Untuk itu, Mukarramah mengajak masyarakat, untuk bersama-sama menjaga lingkungan, dimulai dari hal sederhana, “ Misalnya, memilah sampah sesuai jenisnya, menghindari penggunaan barang dan kegiatan-kegiatan yang bisa merusak lingkungan “, pungkas gadis yang akrab disapa Rara oleh finalis lainnya.
Pemilihan Duta Lingkungan Sulselbar yang diselenggarakan setiap tahunnya oleh Yayasan Sahabat Pemuda Prestasi Indonesia (YSPPI), merupakan salah satu wadah pemuda-pemudi Sulselbar, dalam mengasah kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan bahkan juga telah menghasilkan banyak duta yang berprestasi. (Rls/Thaya) Membanggakan, Mukarramah Torehkan Prestasi Pemilihan Duta Lingkungan Sulselbar 2020
Penulis / Redaksi:
admin
Jumat, 16 Oktober 2020 20:30 WITA
843 tayangan
2 menit baca
POLEWALI,- Prestasi membanggakan ditorehkan Mukarramah (22 Tahun). Delegasi asal Kabupaten Polewali Mandar itu sukses meraih predikat Best Talent, pada pemilihan Duta Lingkungan Sulselbar 2020, yang digelar Yayasan Sahabat Pemuda Prestasi Indonesia (YSPPI), 1-4 oktober kemarin.
Gadis cantik kelahiran Darma itu mengaku sempat pesimis, mengenai hasil pemilihan. Apalagi konsentrasinya sedikit tergangu, lantaran pemilihan yang diikutinya bersamaan dengan beberapa kegiatan lainnya.
"Alhamdulillah, suatu kebanggaan bagi saya pribadi, karena ini juga pertama kalinya saya mengikuti kegiatan seperti ini. Apalagi saya sempat pesimis mengenai hasilnya, karena kegiatannya bersamaan dengan sosial pembelajaran dari kampus, jadi harus bagi waktu untuk On Zoom juga ", kata Mukarramah, kepada wartawan, Jumat (16/10/2020).
Lanjut kata Mukarramah, dia sempat khawatir saat penampilan bakat, yang diakui kurang maksimal karena waktu yang diberikan sangat terbatas, “ Saat penampilan talent waktu terbatas, hanya 3 menit saja. Saya menampilkan musikalisasi puisi dan seni bela diri pencak silat ", ungkapnya.
[caption id="attachment_14620" align="alignnone" width="840"]
Foto bersama para finalis pada pemilihan Duta Lingkungan Sulselbar 2020, yang digelar oleh Yayasan Sahabat Pemuda Prestasi Indonesia (YSPPI), 1-4 oktober kemarin. IST[/caption]
Kendati demikian, Mukarramah mengaku, banyak pelajaran yang telah didapatkan saat mengikuti Duta Lingkungan Sulselbar 2020, “ Salah satunya dapat mengembangkan potensi diri, menambah pengalaman dan teman, juga menambah kecintaannya terhadap lingkungan “, ujarnya.
Selain itu, gadis yang sedang menempuh pendidikan program Magister di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga itu juga mengungkapkan, banyak hal yang bisa di lakukan untuk menjaga lingkungan, dan syaratnya tidak mesti harus menggeluti ilmu tentang lingkungan, “ Bisa dimulai dari kesadaran masyarakat bahwa kalau bukan kita yang menjaga lingkungan siapa lagi? dan kalau bukan sekarang kapan lagi? “, imbuhnya.
Untuk itu, Mukarramah mengajak masyarakat, untuk bersama-sama menjaga lingkungan, dimulai dari hal sederhana, “ Misalnya, memilah sampah sesuai jenisnya, menghindari penggunaan barang dan kegiatan-kegiatan yang bisa merusak lingkungan “, pungkas gadis yang akrab disapa Rara oleh finalis lainnya.
Pemilihan Duta Lingkungan Sulselbar yang diselenggarakan setiap tahunnya oleh Yayasan Sahabat Pemuda Prestasi Indonesia (YSPPI), merupakan salah satu wadah pemuda-pemudi Sulselbar, dalam mengasah kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan bahkan juga telah menghasilkan banyak duta yang berprestasi. (Rls/Thaya)
Foto bersama para finalis pada pemilihan Duta Lingkungan Sulselbar 2020, yang digelar oleh Yayasan Sahabat Pemuda Prestasi Indonesia (YSPPI), 1-4 oktober kemarin. IST[/caption]
Kendati demikian, Mukarramah mengaku, banyak pelajaran yang telah didapatkan saat mengikuti Duta Lingkungan Sulselbar 2020, “ Salah satunya dapat mengembangkan potensi diri, menambah pengalaman dan teman, juga menambah kecintaannya terhadap lingkungan “, ujarnya.
Selain itu, gadis yang sedang menempuh pendidikan program Magister di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga itu juga mengungkapkan, banyak hal yang bisa di lakukan untuk menjaga lingkungan, dan syaratnya tidak mesti harus menggeluti ilmu tentang lingkungan, “ Bisa dimulai dari kesadaran masyarakat bahwa kalau bukan kita yang menjaga lingkungan siapa lagi? dan kalau bukan sekarang kapan lagi? “, imbuhnya.
Untuk itu, Mukarramah mengajak masyarakat, untuk bersama-sama menjaga lingkungan, dimulai dari hal sederhana, “ Misalnya, memilah sampah sesuai jenisnya, menghindari penggunaan barang dan kegiatan-kegiatan yang bisa merusak lingkungan “, pungkas gadis yang akrab disapa Rara oleh finalis lainnya.
Pemilihan Duta Lingkungan Sulselbar yang diselenggarakan setiap tahunnya oleh Yayasan Sahabat Pemuda Prestasi Indonesia (YSPPI), merupakan salah satu wadah pemuda-pemudi Sulselbar, dalam mengasah kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan bahkan juga telah menghasilkan banyak duta yang berprestasi. (Rls/Thaya) admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
