Lepas 55 Peserta Sandeq Silumba, Gubernur Sulbar : Momen Pelestarian Budaya
Penulis / Redaksi:
admin
Kamis, 21 Agustus 2025 12:48 WITA
710 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka (SDK) melepas 55 perahu Sandeq yang menjadi peserta event Sandeq Silumba 2025. Event ini merupakan upaya untuk melestarikan perahu Sandeq sebagai salah satu warisan budaya suku Mandar.
"Ini tetap kita jaga dengan baik (Sandeq), supaya momen pelestarian budaya kita tetap terjaga," kata Gubernur Sulbar Suhardi Duka kepada wartawan, Kamis (21/08/2025).
Pelepasan perahu peserta Sandeq Silumba berlangsung di Pantai Bahari, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Kamis (21/08) sekira pukul 07:30 WITA. Pelaksanaan event ini juga dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia.
"Ini bagian dari upaya kita untuk menghargai dan memperingati hari ulang tahun kemerdekaan ke 80 Republik Indonesia," ungkap Suhardi.
Lebih lanjut Suhardi mengatakan, pelaksanaan Sandeq Silumba menjadi salah satu moment wisata yang turut berdampak pada pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM).
"Kita sukses menjaga warisan leluhur budaya kita, kemudian sukses menjadi momen wisata, yang saya lihat juga sukses meningkatkan UMKM," tandasnya.
Sementara Ketua Pembina Panitia Sandeq Silumba Samsul Samad mengungkapkan, pihaknya berkolaborasi dengan semua pihak untuk keamanan pelaksanaan kegiatan.
"Untuk keamanan, Alhamdulillah penyelenggaraan ini kita berkolaborasi baik dengan Lanal, kepolisian dan stakeholder yang lain, Insya Allah kami akan jamin keamanan," terangnya.
Diakui Samsul, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 550 kru kapal yang menjadi peserta, mengingat panjangnya rute yang akan dilalui saat berlomba. Samsul menyebut telah menyiapkan Tim Medis pada setiap etape lomba.
"Mulai tadi malam sampai tadi pagi sebelum start, kita melakukan pemeriksaan kesehatan kepada 550 yang terlibat langsung (dalam lomba). Kami pastikan untuk menjaga kondisi kesehatan (kru peserta lomba) ini, kami berkolaborasi dengan pemerintah Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju untuk menyiapkan tim medis di setiap etape," pungkasnya.
Untuk diketahui pelaksanaan Sandeq Silumba 2025 berlangsung 6 hari, mulai Kamis - Selasa (21-26/08). Mengawali start di Pantai Bahari Polewali dan Finish di Pantai Manakarra Mamuju.
Pelepasan peserta Sandeq Silumba disaksikan ribuan warga yang memadati kawasan Pantai Bahari Polewali. Mereka tampak terkesima saat melihat puluhan perahu layar suku Mandar berlomba membelah lautan.
Dalam pelaksaanaan event ini, peserta Sandeq Silumba melewati 5 etape. Etape pertama dari Pantai Bahari Polman menuju Pantai Pamboang Majene. Etape kedua dari Pantai Pamboang menuju Banua Sendana Majene.
Etape ketiga dari Pantai Banua Sendana menuju Pantai Deking Majene. Etape keempat dari Pantai Deking menuju Pantai Manakarra Mamuju. Etape kelima atau etape terakhir, peserta akan mengelilingi Pulau Karampuang di Mamuju. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.