MAMASA,- Galery Penjahit OZ-RA, yang terlertak di Jalan Poros Salu Kodo, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, sejak beberapa hari terakhir, disibukkan dengan aktifitas memproduksi masker.
Hal ini dilakukan, lantaran telah sepekan, warga di daerah ini kesulitan mendapatkan masker sejak merebaknya virus corona yang telah menulari banyak warga pada berbagai daerah di Indonesia.
Pemilik galery Fifi Abriella mengaku, awalnya masker dibuat untuk kebutuhan sendiri, namun sontak mendapat permintaan dari banyak warga, sejak foto masker buatannya beredar di media sosial, “ Setelah mendapat masukan dari keluarga serta permintaan dari custumer yang menyarankan agar dibuatkan masker akhirnya kita mulai produksi “ ujarnya kepada wartawan, Sabtu (21/03/20).
Menurut Fifi, dalam sehari karyawan galery miliknya mampu memproduksi 90-100 lembar masker, “ Dalam sehari kami produksi 90-100 masker karena sifatnya preorder, ini kami ada orderan sebanyak 100 picis dari Dinas Kesehatan Setempat, dan 250 picis dari warga “ ungkapnya.
Diakui Fifi, masker buatannya terdiri dari dua lapis, “ Bahannya ada dua lapis pertama dari katun dan kedua dari kain furing “ jelasnya.
Untuk memastikan masker buatan galery ini steril dan aman digunakan, setiap karyawan diwajibkan mencuci tangan dan menggunakan antisepktik serta memakai masker selama proses produksi.
Masker yang telah dijahit kemudian disterilisasi dalam kemasan, setelah terlebih dahulu disemprot menggunakan cairan antisepktik, kemudian disetrika selama sepuluh hingga lima belas menit. Masker produksi industri rumahan ini terlihat lebih menarik dengan aneka macam warna, serta dijual dengan harga murah, antara lima ribu hingga sepuluh ribu rupiah setiap kemasan. (Thaya)