Sabtu, 7 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Korban Gempa Bumi di Mamuju Sulap Kandang Ayam Jadi Tempat Mengungsi

Penulis / Redaksi: admin
Senin, 22 Februari 2021 20:03 WITA 624 tayangan 2 menit baca
Korban Gempa Bumi di Mamuju Sulap Kandang Ayam Jadi Tempat Mengungsi
Foto ilustrasi / Dokumentasi Sosial - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MAMUJU,- Puluhan warga korban gempa bumi di Kabupaten Mamuju, terpaksa memanfaatkan bangunan bekas kandang ayam sebagai tempat mengungsi. Salah satunya di Dusun Limbeng, Desa Takandeang, Kecamatan Tapalang. Bangunan bekas kandang berukuran 8 x 32 meter, disulap warga sebagai tempat hunian sementara. Bangunan bekas kandang ayam ini dipilih sebagai tempat mengungsi, lantaran rumah mereka hancur akibat bencana gempa bumi berkekuatan 6,2 Magnitudo, yang mengguncang daerah ini Jumat (15/01) lalu. Bantuan tenda darurat yang diharapkan dari pemerintah tidak kunjung didapatkan, kendati bencana gempa bumi yang mengguncang daerah ini telah sebulan lebih berlalu, “ Kami mengungsi di sini pasca gempa. Memang langsung ke sini, kandang ayam ini yang paling baik. Kita mau di rumah, tidak ada tenda, kebetulan ini (kandang) masih layak, jadi kami ke sini. Sejauh ini belum pernah ada perwakilan pemerintah, yang menawarkan tenda darurat cuman dari relawan, “ kata salah seorang pengungsi, Fery kepada wartawan, Senin (22/02/2021). Meski kotor dan berbau, Fery dan warga lainnya mengaku tidak punya pilihan, selain bertahan di tempat ini, “ Mau tidak mau kita tempati karena darurat, walau masih banyak hama, sisa kutu dan kotoran ayam, “ ungkapnya. Di tempat sama, Kepala Dusun Limbeng Mustafa mengungkapkan, kondisi yang dialami warganya telah pernah disampaikan kepada pemerintah setempat. Dia menegaskan, bantuan yang dinikmati bersama pengungsi lainnya, hanya bersumber dari relawan, “ Seandainya tidak ada relawan yang masuk, kami kasihan di sini. Pernah ada bantuan melalui Desa, tapi di Desa ini ada sembilan Dusun, kita dapat ala kadarnya, tidak merata. Pertama kita kejar-kejaran, untung ada orang lewat, “ keluh Mustafa. Mustafa menyebut, tenda dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pernah terlihat, saat Tim Medis mendirikan posko pelayanan kesehatan untuk warga korban gempa, “ Setelah Tim Medis pulang, tendannya juga dibawa pulang, padahal di sini masih banyak warga yang kekurangan tenda, “ tutupnya. Berdasakan data yang dirilis Tim Transisi Darurat Pemulihan Gempa Sulbar, jumlah pengungsi di Mamuju, hingga saat ini masih mencapai 23.988 jiwa, tersebar pada 103 titik pengungsian. (Thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman