Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Ketua DPRD Polman Terima Massa Aksi Cipayung Plus, Sorot Fungsi Pengawasan

Penulis / Redaksi: admin
Rabu, 28 Januari 2026 16:32 WITA 93 tayangan 2 menit baca
Ketua DPRD Polman Terima Massa Aksi Cipayung Plus, Sorot Fungsi Pengawasan
Foto ilustrasi / Dokumentasi Pemerintahan - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI MANDAR,- Aliansi mahasiswa Cipayung Plus menggeruduk kantor DPRD Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar).  Mereka menyoroti  kinerja anggota DPRD daerah ini yang dinilai lemah dalam pengawasan. Aksi unjuk rasa berlangsung, Jl Andi Depu, Kelurahan Takatidung, Kecamatan Polewali, Rabu (28/01). Massa aksi membentangkan baliho di gerbang kantor DPRD Polman. Baliho bertuliskan tuntutan agar tri fungsi DPRD Polman dikembalikan. Setelah melakukan orasi di pinggir jalan, massa aksi lalu masuk ke pelataran kantor DPRD Polman. Ketua DPRD Polman Fahry Fadly bersama  sejumlah anggota dewan lainnya menemui massa aksi. Jendral lapangan, Ikbal Yahya menyampaikan aksi yang digelar menyoroti kinerja anggota dewan yang dinilai lemah terhadap pengawasan. "Salah satunya mengenai pengawasan soal aset daerah hingga toko retail modern yang kemarin dikunjungi," kata Ikbal Yahya. Dia menyampaikan beberapa persoalan yang harusnya dapat segera diselesaikan anggota dewan. Khususnya masalah aset daerah. Ikbal menyebut ada 20 aset daerah berupa kendaraan yang dikuasai dan digunakan pihak berwenang. "Fungsi dewan perwakilan rakyat untuk mengawasi aset daerah itu yang kita anggap lemah," ungkapnya. Dia juga mengungkap persoalan izin tambang dan toko retail modern yang dinilai kurang mendapat pengawasan anggota DPRD Polman. Serta pengawasan terhadap pengembang perumahan yang tidak membangun ruang terbuka hijau. "Itu yang seharusnya diawasi oleh anggota dewan kita, agar mereka kembali kepada fungsinya," tegasnya. Sementara Ketua DPRD Polman, Fahry Fadly menyampaikan banyaknya aset pemerintah daerah yang kurang mendapat pengawasan lantaran belum menerima datanya. Fahry mengaku telah meminta data lengkap di instansi berwenang terkait jumlah aset daerah dikuasai pihak lain. "Nantinya setelah kita menerima data aset daerah dikuasai pihak berwenang, baru kita lakukan penertiban aset," terang Fahry. Dia menyampaikan terkait pengawasan toko retail modern, anggota dewan telah datang berkunjung di Wonomulyo. Fahry menyebut hasil kunjungan itu  disepakati akan memanggil penanggung jawab toko retail modern untuk berdiskusi. "Saya kira kita semua di sini, anggota DPRD, sudah menjalankan fungsi yang sudah berjalan dengan baik," pungkasnya.(run/thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman