Kepala DKP Sulbar Dorong Hilirisasi Rumput Laut Berkelanjutan di Forum Internasional
Penulis / Redaksi:
admin
Selasa, 3 November 2026 19:23 WITA
271 tayangan
2 menit baca
MAMUJU – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Safaruddin Sanusi DM, dijadwalkan menghadiri Partnership for Australia-Indonesia Research (PAIR) Annual Meeting 2026 di Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, pada 20-23 Juli 2026.
Forum tahunan yang mengusung tema "Coastal Communities Sulawesi: Science, Policy and Action" tersebut menjadi ajang bagi para peneliti, pemangku kebijakan, dan berbagai pihak terkait untuk membahas pengembangan kawasan pesisir berbasis riset, kebijakan, dan aksi nyata.
Dalam forum tersebut, Safaruddin akan memaparkan materi bertajuk "Strategi Transformasi Industri Rumput Laut Sulawesi Barat 2026". Salah satu persoalan utama yang menjadi sorotannya adalah tingginya kebocoran ekonomi pada sektor rumput laut di Sulbar.
Berdasarkan data yang dipaparkan, sekitar 80 persen produksi rumput laut Sulbar masih dipasarkan dalam bentuk bahan mentah. Kondisi ini menyebabkan potensi nilai tambah ekonomi belum sepenuhnya dinikmati daerah dan para pembudidaya. Padahal, margin keuntungan di tingkat industri ekstraksi disebut dapat mencapai 500 persen melalui pengolahan dan hilirisasi.
Di sisi lain, pemanfaatan potensi lahan budidaya rumput laut di Sulbar juga masih relatif rendah. Dari total potensi lahan seluas 5.706 hektare, baru 1.951 hektare atau sekitar 34,19 persen yang telah dimanfaatkan.
"Kita tidak bisa lagi hanya bergantung pada penjualan bahan mentah. Kita harus beralih menuju ekonomi sirkular agar nilai tambah industri ini benar-benar dinikmati oleh 23.000 rumah tangga pembudidaya kita yang selama ini menjadi garda terdepan pengentasan kemiskinan," kata Safaruddin dalam keterangannya, Minggu (19/07/2026). (Rls)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
