JAKARTA, - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di tingkat nasional. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat, Abdul Wahab Hasan Sulur, berhasil meraih predikat Peserta Terbaik pada Workshop Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah Level Pimpinan Angkatan VII Tahun 2026.
Workshop tersebut diikuti kepala Bapenda dan kepala BPKAD dari seluruh Indonesia. Capaian Abdul Wahab menjadi kebanggaan bagi Sulawesi Barat sekaligus menunjukkan kapasitas daerah dalam menghadirkan kepemimpinan yang adaptif, progresif, dan memiliki pemahaman kuat terhadap tata kelola fiskal serta ekonomi daerah.
Kegiatan ini diselenggarakan Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui kolaborasi Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.
Workshop tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas Aparatur Pengelola Keuangan Daerah (APKD) melalui pembelajaran yang terstruktur, sistematis, masif, dan berdampak tinggi.
Kegiatan berlangsung secara hybrid pada 9–10 Juni 2026 di Aula Nagara Dana Raksa, Gedung Radius Prawiro, DJPK Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat. Workshop dirancang untuk memperkuat pemahaman strategis para pimpinan daerah dalam pengelolaan keuangan dan ekonomi daerah.
Sejumlah materi strategis dibahas dalam kegiatan tersebut, mulai dari perencanaan anggaran, pelaksanaan belanja, optimalisasi pendapatan daerah, manajemen aset, pembiayaan dan investasi daerah, hingga penguatan integritas dan manajemen risiko.
Penilaian peserta tidak hanya dilakukan selama proses pembelajaran, tetapi juga mencakup kemampuan peserta dalam memahami strategi peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang berdampak nyata terhadap kinerja pemerintah daerah.
Hasil evaluasi tersebut menempatkan Abdul Wahab Hasan Sulur sebagai peserta terbaik pada Workshop Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah Level Pimpinan Angkatan VII Tahun 2026.
Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menyampaikan penghargaan tersebut bukan semata-mata capaian individu, melainkan menjadi motivasi untuk terus memperkuat kualitas pengelolaan fiskal daerah di Sulawesi Barat.
“Penghargaan ini menjadi energi baru bagi kami untuk terus menghadirkan tata kelola pendapatan dan keuangan daerah yang semakin profesional, akuntabel, dan berdampak langsung terhadap pelayanan kepada masyarakat. Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa Sulawesi Barat mampu bersaing dan menunjukkan kapasitas di tingkat nasional,” ujar Abdul Wahab dalam keterangannya, Kamis (11/06/2026).
Dia menambahkan, penguatan kapasitas kepemimpinan daerah menjadi fondasi penting dalam mendorong peningkatan kualitas pembangunan sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah.
Pencapaian tersebut juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan misi kelima Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yakni memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas.
Dengan capaian tersebut, Sulawesi Barat diharapkan semakin siap menghadapi tantangan pengelolaan fiskal ke depan. Optimalisasi potensi daerah juga diharapkan terus dilakukan untuk memperkuat kemandirian fiskal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Rls)
