Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Kemarau dan Ombak Tinggi Sebabkan Harga Ikan di Polman Naik

Penulis / Redaksi: admin
Jumat, 2 Oktober 2026 15:59 WITA 285 tayangan 3 menit baca
Kemarau dan Ombak Tinggi Sebabkan Harga Ikan di Polman Naik
Foto ilustrasi / Dokumentasi Sosial - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI MANDAR,- Harga komoditas ikan mengalami lonjakan di sejumlah pasar di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Kondisi ini dipicu kemarau panjang yang menyebabkan pasokan ikan air payau berkurang, serta gelombang tinggi yang menghambat aktivitas nelayan melaut. Kenaikan harga terpantau di Pasar Induk Kecamatan Wonomulyo, Jumat siang (02/10). Harga ikan air payau jenis bandeng yang sebelumnya dijual Rp22 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp 26 ribu per kilogram. Sementara, ikan laut jenis layang dan bulaila ukuran kecil kini dijual Rp 5 ribu per ekor. Harga tersebut naik dari sebelumnya yang hanya berkisar Rp 2 ribu hingga Rp 3 ribu per ekor. "Sudah ada lima bulanan ini susah ikan, makanya harga naik," ujar salah satu pedagang, Agus kepada wartawan, Jumat (02/10/2026). Agus mengatakan, kenaikan harga ikan bandeng terjadi karena pasokan dari petambak lokal berkurang. Kemarau panjang membuat sejumlah tambak warga gagal panen sehingga pedagang harus mendatangkan ikan dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan pasar. "Gara-gara kemarau ini, banyak tambak yang gagal panen. Kalau dulu pasokan ikan kita dapatkan dari petambak lokal sekarang lebih banyak kita pasok dari luar daerah," ujarnya. Menurut Agus, dalam kondisi normal pedagang di Pasar Induk Wonomulyo dapat menjual hingga tiga kuintal ikan dalam sehari. Kini, volume penjualan merosot menjadi sekitar satu kuintal yang belum tentu habis dalam waktu dua hari. Penurunan daya beli masyarakat akibat kenaikan harga tersebut membuat omzet pedagang ikut merosot hingga 50 persen. "Dulu kita bisa jual tiga sampai lima kwintal per hari. Sekarang satu kwintal untung kalau habis dalam dua hari," tuturnya. "Sejak harga naik melorot pembeli, sampai 50 persen omset menurun," sambung Agus meyakinkan. Agus menambahkan, kenaikan harga dan berkurangnya pembeli bahkan membuat sejumlah pedagang ikan di pasar tersebut memilih berhenti berjualan. "Sudah ada beberapa yang gulung tikar karena mahal sekali harga ikan," tandasnya. Kondisi serupa juga dirasakan pedagang ikan laut, Asmiah. Dia menyebut harga berbagai jenis ikan laut ikut mengalami kenaikan akibat kondisi cuaca yang menyebabkan gelombang tinggi. "Naik semua harga ikan laut. Gara-gara cuaca, banyak nelayan tidak melaut karena besar ombak," ucapnya. Menurut Asmiah, kenaikan harga ikan dikeluhkan konsumen. Terlebih, harga sejumlah kebutuhan pokok dan barang kebutuhan rumah tangga lainnya juga telah mengalami kenaikan. "Mengeluh warga, karena harga barang-barang lain juga sudah naik," ungkapnya. Sementara, seorang warga bernama Nurjanah mengaku resah dengan kenaikan harga ikan. Dia terpaksa mengatur pembelian sesuai kebutuhan agar pengeluaran untuk kebutuhan lainnya tetap dapat terpenuhi. "Sangat berat, mahal ikan, sejak kemarau naik harga ikan bahkan semua barang kebutuhan naik. Terpaksa kita atur beli barang kebutuhan sedikit-sedikit agar kebutuhan lain tetap terpenuhi," tuturnya. Nurjanah berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga pasokan ikan kembali normal dan harga berangsur turun. Dia juga meminta pemerintah setempat mengambil langkah untuk mengendalikan kenaikan harga kebutuhan masyarakat. "Kita harap ini cuaca segera membaik sehingga harga normal kembali. Kita juga mau pemerintah lakukan upaya agar tidak semakin naik ini semua harga barang kebutuhan, karena semakin memberatkan," pungkasnya. (thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman