Kades Pecat Staf, Kantor Desa Campurjo Disegel Warga
Penulis / Redaksi:
admin
Minggu, 2 Januari 2022 20:18 WITA
499 tayangan
2 menit baca
WONOMULYO,- Kantor Desa Campurjo di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, disegel warga menggunakan balok kayu dan bambu. Sebabnya, warga tidak terima keputusan Kepala Desa (Kades) Campurjo Usman Padong, yang memecat salah satu stafnya bernama Budiono.
Dalam rekaman video pendek yang beredar luas di media sosial, warga juga membuat coretan pada dinding kantor desa, serta menutup pintu gerbang kantor desa menggunakan balok kayu, bambu hingga seng, kemudian diberi tulisan “Disegel Dalam Pengawasan Masyarakat”.
Sekcam Wonomulyo, Samiaji mengaku, aksi penyegelan itu dilakukan puluhan warga setempat, pada Minggu siang (02/01). Menurutnya, aksi terjadi karena miss komunikasi antara Kades Campurjo dengan bawahannya yang telah dipecat.
“Sebenarnya ini cuman miss komunikasi antara kepala desa pak Usman Padong dengan salah satu kaurnya. Memang kemarin ada hal yang membuat pak Usman Padong itu naik pitam sehingga memecat kaurnya. Miss komunikasi sebenarnya sehingga terjadi penyegelan,”ungkap Samiaji kepada wartawan, Minggu (02/01/2022).
Menurut Samiaji, penyegelan Kantor Desa Campurjo hanya berlangsung beberapa jam. Bersama kepolisian, pihaknya langsung memediasi warga agar membuka segel yang menghalangi akses jalan masuk ke kantor desa.
“Tadi kita dari forum pimpinan kecamatan termasuk pak kapolsek, sudah mengadakan pertemuan, membahas supaya pelayanan di kantor desa Campurjo itu tetap bisa berjalan, dan akhirnya disepakati, penyegelan kantor desa dibuka,”ujarnya.
Lanjut kata dia, dalam mediasi tersebut disepakati untuk mengaktifkan kembali Budiono yang telah dipecat. Sebelumnya Budiono menjabat sebagai Staf Perencanaan Desa Campurjo.
“Dikembalikan (Budiono) tetap bekerja, di desa sembari menunggu juga nanti pelantikan kepala desa yang baru,”tutup Samiaji.
Diketahui, masa jabatan Usman Padong sebagai kepala Desa Campurjo berakhir pada Senin (03/01) besok. Ketika hendak dikonfirmasi terkait pemecatan salah satu stafnya, nomor ponsel Usman Padong tidak bisa dihubungi. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.