SULBAR,- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulbar, menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Banggakencana), Tingkat Sulbar, di Grand Hotel Maleo Mamuju, Kamis (05/02/20).
Sekprov Sulbar, Muhammad Idris yang membuka kegiatan dengan tema " Banggakencana Dalam Era Milenial Untuk Indonesia Maju, Sejahtera dan Berkeadilan" mengatakan, terdapat sejumlah isu kependudukan di Sulbar yang menjadi permasalahan, dan perlu diselesaikan, seperti stunting dan pernikahan dini, " Kalau angka stunting dan pernikahan dini tinggi, menurut saya itu dampak dari belum adanya perencanaan dalam keluarga yang baik. Itu yang kita alami di Sulbar," kata Idris.
Menurut Idris, untuk keluar dari permasalahan itu. perencanaan dalam keluarga harus dilakukan sebaik mungkin, dengan melakukan upaya pendekatan komprehensif kepada semua level baik, di sekolah, keluarga dan lingkungan. Jika hal tersebut dapat dilakukan, akan berdampak pada terciptanya keluarga yang berkualitas, " Daerah kita ini harus terus bicara masalah kualitas, dan itu tidak mungkin kita capai kalau tidak ada perencanaan keluarga yang bagus," pungkas Idris.
Idris menegaskan , Banggakencana adalah upaya untuk memperkuat program pemerintah yang berkaitan dengan perencanaan keluarga, " Saya berharap ke depan Sulbar harus bisa unggul dan keluar dari permasalahan tersebut, dan Banggakencana ini harus kita tumbuhkan, suguhkan di Sulbar," pungkasnya.
Sementara, Kepala Biro Umum BKKBN Pusat, Putut Riyatno mengatakan, salah satu tujuan rakerda adalah menyegarkan komitmen dan peran pemerintah daerah dan seluruh stakeholder, serta mitra kerja BKKBN baik di provinsi maupun kabupaten/kota, " Hal ini untuk meningkatkan akses dan kualitas program Banggakencana bagi seluruh masyarakat Indonesia," ungkap Riyatno.
Riyatno berharap, melalui kegiatan koordinasi dan sinkronisasi program Banggakencana dapat terwujud dengan baik, agar tujuan pembangunan nasional dapat tercapai.
kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Perwakilan BKKBN dengan mitra kerjanya, yakni Korem 142 Tatag, Ikatan Bidang Indonesia (IBI) Sulbar, Kanwil Kemenag Sulbar dan BPSDM Sulbar, yang turut disaksikan Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi, dan Kepala BKBN Sulbar, Walfaidhin. (ADVETORIAL)