Gubernur Sulbar Dorong Peran Gereja dalam Pembangunan Daerah
Penulis / Redaksi:
admin
Minggu, 14 Juni 2026 18:16 WITA
109 tayangan
2 menit baca
MAMUJU,- Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka (SDK) menghadiri sekaligus membuka Sidang Majelis Daerah (SMD) Khusus Gereja Bethel Indonesia (GBI) Sulbar. Dia menegaskan kesiapan pemerintah mendukung berbagai program GBI yang sejalan dengan agenda pembangunan daerah.
"Program-program yang berkaitan dengan pembangunan daerah tentu bisa kita sinergikan. Kami mendukung Gereja Bethel untuk mengambil peran dalam membangun Provinsi Sulawesi Barat," kata SDK dalam keterangannya, Kamis (28/05/2026).
Sidang Majelis Daerah (SMD) Khusus GBI Sulbar berlangsung di Mamuju, Kamis (28/05). Dalam sambutannya, SDK menegaskan bahwa agama dan nilai-nilai spiritual memiliki peran penting dalam membentuk peradaban dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Menurutnya, banyak gagasan besar dan penemuan lahir dari landasan pemikiran spiritual yang kemudian berkembang menjadi ilmu pengetahuan.
"Kalau kita mengkaji filsafat, sesungguhnya sains atau ilmu itu bersumber dari landasan-landasan pemikiran spiritual. Jadi, agamalah yang lebih dahulu hadir hingga kemudian berkembang menjadi ilmu," ujarnya.
Gubernur juga menekankan pentingnya integritas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia mengingatkan bahwa para penyelenggara negara berasal dari berbagai latar belakang agama dan telah mengucapkan sumpah berdasarkan kitab suci masing-masing sebelum menjalankan amanah jabatan.
Namun demikian, ia menilai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini menunjukkan bahwa nilai-nilai agama perlu terus diwujudkan dalam perilaku dan tindakan nyata.
"Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah. Namun, jika dibandingkan dengan Singapura yang sumber dayanya terbatas tetapi mampu lebih maju dan sejahtera, salah satu faktor pembeda adalah integritas," katanya.
SDK juga menyinggung kebijakan pemerintah pusat terkait pengelolaan hasil ekspor sumber daya alam di dalam negeri. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi momentum bagi lembaga-lembaga keagamaan untuk semakin berperan dalam membangun moralitas dan kesalehan sosial masyarakat.
"Kita tidak hanya menanamkan iman kepada umat, tetapi bagaimana iman itu diwujudkan dalam karya nyata dan kesalehan sosial," ungkapnya.
SDK berharap seluruh umat beragama dapat terus memperkuat nilai-nilai keadilan, kebersamaan, dan perdamaian, serta menjaga kerukunan antarumat beragama di Sulawesi Barat. Ia mengapresiasi perjalanan dan perkembangan GBI di Sulbar yang dinilainya dibangun melalui perjuangan para pendeta dan pengurus gereja di berbagai daerah.
"Saya mengetahui bagaimana perjuangan Gereja Bethel di Kabupaten Mamuju oleh Pendeta Markus dan rekan-rekan, begitu pula di Mamasa, Mamuju Tengah, hingga Pasangkayu," tuturnya.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur menyampaikan pesan motivasi kepada peserta Sidang Majelis Daerah agar terus mengembangkan potensi diri melalui pengalaman, disiplin, konsistensi, dan etika.
"Kalau kalah di gelar, menanglah di pengalaman. Kalau kalah pintar, menanglah di disiplin. Kalau kalah modal, menanglah di konsistensi. Kalau kalah gaya, menanglah di etika," pungkas SDK. (Rls)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
