Gubernur SDK Bentuk Tim Khusus-Anggarkan Rp 40 Miliar Perangi Stunting-Kemiskinan di Sulbar
Penulis / Redaksi:
admin
Jumat, 25 April 2025 05:26 WITA
335 tayangan
2 menit baca
MAMUJU,- Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka alokasikan anggaran Rp 40 Miliar untuk tangani stunting dan kemiskinan di daerah ini. Dia mengaku membentuk tim khusus dipimpin langsung Wakil Gubernur Salim S Mengga untuk mengawasi penggunaan anggaran agar tidak disalahgunakan.
Hal itu disampaikan Gubernur yang akrab disapa SDK itu saat menggelar rapat lanjutan terkait aksi konvergensi penanganan stunting di Ruang Teater, lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar, Kamis (24/04). Rapat dihadiri Wakil Gubernur Sulbar Salim S Mengga, sejumlah pimpinan OPD serta pihak terkait lain.
"Jadi ini tidak main-main. Jadi saya langsung meminta kepada Pak Wagub yang pimpin ini, supaya apa? ada kurang lebih 40 miliar anggaran kita yang khusus dibidang ini, itu betul-betul tepat sasaran dan terukur dan sampai ke sasarannya. Tidak dikorupsi," kata SDK dalam keterangannya, Kamis (24/04/2025).
SDK menjelaskan, fokus utama mereka adalah pengelolaan data kemiskinan dan stunting sekaligus mencari solusi konkret. Nantinya, akan dibuat peraturan gubernur khusus soal ini.
"Akan ada timnya dan saya sudah minta tadi pak Wakil Gubernur untuk memimpin tim pengentasan kemiskinan dan penanganan stunting," ujarnya.
Dia mengatakan, target penurunan kemiskinan sebesar 1 persen setiap tahun. Sementara untuk stunting perlu melihat data yang ada sebelum mengambil langkah lebih jauh.
Menurut SDK, penanganan stunting tidak bisa jalan sendiri, harus beriringan dengan pemerintah kabupaten. Soalnya, layanan penting seperti Posyandu, Puskesmas, sampai kepala desa itu semua ada di tangan bupati.
"Karena bupati yang punya posyandu, bupati yang punya puskesmas, bupati yang punya kepala desa dan lebih banyak perannya bupati. Olehnya itu, kita akan support para bupati untuk penanganan stunting," jelasnya. (rls)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.