Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Geger Temuan Mayat Petani Dikerumuni Semut di Pulliwa Polman

Penulis / Redaksi: admin
Rabu, 10 Desember 2025 10:46 WITA 268 tayangan 2 menit baca
Geger Temuan Mayat Petani Dikerumuni Semut di Pulliwa Polman
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI MANDAR,- Seorang petani berinisial KM (59) ditemukan tewas tergantung di pohon dalam kondisi dikerumuni semut di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Diduga korban sengaja mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. "Diduga korban meninggal dunia akibat gantung diri," kata Kapolsek Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna dalam keterangannya, Rabu (10/12/2025). Temuan mayat yang gegerkan warga ini terjadi di Desa Pulliwa, Kecamatan Bulo, Selasa (09/12). Korban tergantung di pohon durian miliknya. Lebih lanjut Sandy mengungkap kronologi korban ditemukan tewas tergantung. Bermula ketika sang istri merasa khawatir lantaran korban tidak kunjung pulang ke rumah padahal hari sudah gelap. Sebelumnya korban pamit meninggalkan rumah untuk ke kebun, Selasa siang (09/12) sekira pukul 11.30 WITA. Rumah dan kebun tempat korban ditemukan berjarak sekira 1 kilometer. "Selasa siang korban pamit kepada istrinya untuk ke kebun berjarak sekira satu kilometer dari kediamannya," ungkap Sandy. "Karena sudah petang, sang istri merasa khawatir dengan keadaan korban yang pada saat itu belum pulang ke rumah," sambungnya. Warga lalu berinisiatif melakukan pencarian hingga akhirnya menemukan korban dalam kondisi tergantung di atas pohon. Saat ditemukan warga, jenazah korban dalam kondisi dikerumuni semut. "Lalu saksi pergi ke kebun untuk mencari korban dan menemukan korban yang telah meninggal dunia tergantung diri di atas pohon durian. Warga lalu menurunkan jenazah korban dari atas pohon karena saat ditemukan telah dikerumuni semut," beber Sandy. Sandy menyebut jenazah korban lalu ditandu warga menggunakan sarung dan bambu menuju rumah duka. Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Medis dari  Puskesmas Bulo tidak ditemukan tanda bekas kekerasan di tubuh korban. "Korban lalu ditandu menggunakan sarung dan bambu menuju rumah duka. Tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan benda tajam maupun benda tumpul disekitar tubuh korban namun hanya adanya luka jeratan di leher," terangnya. Menurut Sandy, pihak keluarga menolak dilakukan otopsi terhadap korban. Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan yang telah ditandatangani. (thaya) Foto Humas Polsek Wonomulyo : Polisi melakukan olah TKP temuan mayat di Desa Pulliwa, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polman, Selasa malam (09/12/2025)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman