Event “Mottong Sa Ayuma di Desa Napo” Semarakkan HUT ke 78 Kemerdekaan Republik Indonesia
Penulis / Redaksi:
admin
Minggu, 13 Agustus 2023 19:24 WITA
492 tayangan
3 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Pemerintah Desa Napo di Kecamatan Limboro, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, menggelar sejumlah lomba dalam rangka menyemarakkan hari HUT ke 78 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pelaksanaan event diharap dapat meningkatkan persatuan dan semangat sportivitas warga setempat.
“Seperti yang saya janjikan tahun lalu bahwa kita akan buat event lebih meriah. Walau tidak sesuai dengan impian kita, karena beberapa hal yang membuat kegiatan itu tidak terlaksana dengan full seperti yang kita mimpikan selama ini,” kata Kepala Desa Napo, Basri dalam keterangannya yang diterima wartawan, Sabtu (12/08/2023).
Pembukaan event kegiatan dengan tema “Mottong Sa Ayuma di Desa Napo” berlangsung Sabtu siang (12/08). Ada sedikitnya 16 kegiatan yang diperlombakan dalam event ini.
Basri menyebut pelaksanaan event ini sangat penting. Karena menjadi salah satu syarat sehingga Desa Napo berhasil mendapat pengharagaan Anubhawa Sasana Jagadhita.
“Sasana Jagadhita adalah kegiatan tahun lalu seperti ini, sehingga kita mendapat penghargaan. Kurang lebih 150 desa di Indonesia mendapat penghargaan seperti itu,” ungkap Basri.
Basri mengapresiasi semangat para pemuda di Desa Napo yang telah meluangkan waktu, untuk mempersiapkan kegiatan ini. Dia meminta seluruh masyarakat ikut memberikan dukungan agar kegiatan berjalan lancar.
“Kita support pemuda yang telah meluangkan waktu untuk kemajuan desa ini. Makanya kepada masyarakat kita support para pemuda kita yang telah meluangkan waktu siang dan malam bahkan lebih, support mereka, bantu mereka dengan ikut lomba agar kegiatan ini berjalan sukses,” pintanya.
Menurut Basri, kemajuan setiap desa tidak terlepas dari pemudanya. Dia mengaku membutuhkan dukungan para pemuda untuk mengembangkan Desa Napo menjadi lebih baik.
“Ini adalah pengalaman berharga, karena masa depan dari desa ada di tangan pemuda, kalau pemuda bagus, generasi bagus, desa ini akan berkembamg. Kita butuh pemuda untuk membangun desa ini,” jelasnya.
Basri berharap, pelaksanaan kegiatan menyambut hari kemerdekaan ini dapat meningkatkan persatuan dan semangat sportifitas warga setempat.
“Jiwa-jiwa sportifitas perlu kita tingkatkan di masyarakat, event-event seperti ini untuk menuju besar, karena masih banyak saya melihat beberapa perbedaan masih dijadikan halangan, karena beda pilihan atau beda pandangan dengan pemerintah desa, padahal perbedaan itu anugrah,” pungkasnya. (rls/thaya)
...
Kami punya keinginan besaru ntuk memajukan desa ini, dan membawa generasi pemuda di desa ini bisa bangkit ke depannya..
Tahun depan kita masuk yang namanya tahun politik ini kesempatan kita mengambil langkah politik..
Lomba tradisional mandar yang kedua “ Mottong Saajuma Dini di Napo”
Seperti yang saya janjikan tahun lalu bahwa kita akan buat event lebih meriah dari tahun lalu, walau tidak sesuai dengan impian kita, karena beberapa hal yang membuat kegiatan itu tidak terlaksana dengan ful yang seperti kita mimpikan selama ini..
insya allah jika dimimpikan aka nada waktu yang bisa tercapai
membangun desa seperti yang saya mimpikan tidak bisa dalam jangka satu tahun dua tahun. Membutuhkan proses apalahi kita tidak melanjutkan yang baik, kita membangu ndari dasar, dan melanjutkan sebagian yang bagus,,,
makaya kami butuh waktu untuk membangun seperti yang kita mimpikan, karena kita fokus deas maju, desa mandiri dan berbudaya..
Semoga event envetn ini terus berjalan…
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.