Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Dosen Muda Sukses Budi Daya Melon Golden di Tinambung Polman

Penulis / Redaksi: admin
Sabtu, 20 Juli 2024 13:26 WITA 1,242 tayangan 2 menit baca
Dosen Muda Sukses Budi Daya Melon Golden di Tinambung Polman
Foto ilustrasi / Dokumentasi Sosial - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI MANDAR,- Seorang dosen bernama Muhammad Aslam (31) sukses membudi dayakan melon golden di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Budi daya melon dengan sistem hidroponik itu mampu menghasilkan cuan jutaan rupiah dalam sekali panen. “Dari model yang saya pakai kurang lebih produksi 100 pohon, rata-rata 1 pohon bisa hasilkan 1atu buah, kurang lebih 3 jutaan hasil, keuntungan di atas 100 persen,” kata Aslam kepada wartawan, Sabtu (20/07/2024). Budi daya melon golden telah ditekuni Aslam sejak setahun terakhir. Dia memanfaatkan sepetak lahan kosong berukuran sekira 6 x 8 meter di belakang rumahnya di Desa Batulaya, Kecamatan Tinambung. Tanaman melon golden dikembangkan Aslam di dalam green house. Saat masa panen seperti sekarang dapat dimanfaatkan warga sebagai tempat untuk berwisata buah. Pengunjung tidak hanya dapat merasakan sensasi menikmati buah melon yang dipetik sendiri, tetapi juga akan mendapat edukasi terkait tata cara membudidayakan melon golden. Karena terbatas, tidak sedikit warga yang telah memesan buah melon jauh hari sebelumnya dan nantinya akan dipetik sendiri. Tidak mengherankan buah melon golden di tempat ini cepat habis diserbu pembeli yang berkunjung langsung. Aslam mengaku memilih membudidayakan melon golden  karena panennya cepat. Selain itu, dia mengaku jika perawatan melon tidak begitu susah. “Salah satu komoditas yang menjanjikan tanaman melon ini, apalagi masa panen singkat kurang lebih dua bulan dengan biaya pemeliharaan terjangkau,” ungkapnya. Lebih lanjut pria satu anak itu menuturkan jika melon merupakan tanaman tropis dan cocok dengan cuaca panas. “Kalau melon termasuk tanaman tropis, sangat suka iklim panas. Semakin panas cuaca semakin bagus buah, semakin manis,” terang Aslam. Diakui Aslam, budi daya melon golden yang ditekuninya, merupakan salah satu upaya memperkenalkan komoditas baru kepada masyarakat. “Untuk memperkenalkan komoditas baru kepada masyarakat, kita tarik minat masyarakat,” ujarnya. Dia juga mengungkapkan, jika budidaya tanaman buah memiliki prospek yang cukup menjanjikan di daerah ini. “Jadi sebelum saya bermain di pertanian melon, saya dulu petani tanaman hias, saya suka bermain tanaman hias. Tetapi di sini, saya melihat potensi tanaman sayur dan buah lebih bagus,” tutupnya meyakinkan. Usaha budi daya buah melon golden yang digeluti Aslam diberi nama Batulaya Farm. Untuk sebuah melon ukuran 1 kilogram dijual seharga Rp 35 ribu. (thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman