Dorong Kolaborasi Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana di Sulbar
Penulis / Redaksi:
admin
Senin, 7 November 2022 15:50 WITA
402 tayangan
2 menit baca
MAMUJU,- Pj Gubernur Sulbar, Akmal Malik membuka Pelatihan Early Warning System Se- Provinsi Sulawesi, melibatkan seluruh Forkopimda, dan Instansi terkait. Terlaksananya kegiatan tersebut diharap dapat membentuk kesiapsiagaan menghadapi bencana.
"Saya jujur kegiatan ini diinspirasi kejadian beberapa waktu lalu yaitu bergesernya bukit di Desa Onang yang menutupi jalan lintas Sulawesi dan informasi pertama saya dapatkan dari Polda,"kata Akmal Malik melalui rilis yang diterima wartawan, Senin (07/11/2022).
Pelatihan Early Warning berlangsung di Mako Brimob Polda Sulbar, Senin (07/11). Akmal mengatakan, pelatihan ini merupakan langkah baru untuk membentuk kesiapsiagaan Sulbar menghadapi bencana. Apalagi kata dia, Sulbar memiliki potensi bencana paling tinggi di Seluruh Indonesia.
"Khusus di Sulawesi Barat , berdasarkan data indeks risiko bencana tahun 2021, Sulawesi Barat mempunyai skor resiko yang paling tinggi yaitu 164,85 point,"tuturnya.
Untuk itu, Akmal mendorong seluruh pihak agar berkolaborasi melakukan kewaspadaan terhadap kebencanaan di Sulbar.
"Kuncinya ada di kolaborasi, mohon hilangkan spirit yang mementingkan diri sendiri, saya minta ketika ada kejadian bencana semua pihak bergerak, harus ada kolaborasi pemerintah Provinsi dan Kabupaten dan instansi terkait,"bebernya.
Sebab menurutnya, penyelesaian persoalan tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri. Harus dilakukan bersama. Termasuk melibatkan OPD terkait. Akmal menekankan agar dalam pelatihan, melahirkan output sesuai Standar Operasi Prosedur (SOP).
"Kita ingin outputnya dapat mengindentifikasi titik-titik potensi bencana di seluruh kabupaten, tolong juga dibuatkan SOP-nya,"tandasnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Sulbar Amri Ekasakti mengatakan, pelaksanaan kegiatan pelatihan sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah menghadapi potensi bencana di Sulawesi yang menjadi perhatian serius.
"Utamanya, tindakan nyata terhadap penanggulangan bencana di jalur Sulawesi agar distribusi barang dan jasa dapat berjalan lancar,"pungkasnya. (rls/thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
