DKPPKB Sulbar- BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Pencegahan Fraud JKN
Penulis / Redaksi:
admin
Selasa, 3 November 2026 19:06 WITA
32 tayangan
2 menit baca
MAMUJU,- Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Nursyamsi Rahim, menjadi narasumber pada Pertemuan Tim Pencegahan dan Penanganan Kecurangan (PK JKN) Tingkat Provinsi Sulbar. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berintegritas, transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik kecurangan (fraud).
Kegiatan yang diselenggarakan BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah IX berlangsung di Grand Maleo Hotel & Convention Mamuju, Senin (20/07). Diikuti Tim Pencegahan dan Penanganan Kecurangan Program JKN Provinsi Sulbar yang terdiri dari unsur Pemerintah Daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi profesi, serta pemangku kepentingan terkait.
Dalam paparannya, Nursyamsi menegaskan bahwa pencegahan fraud bukan hanya menjadi tanggung jawab BPJS Kesehatan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Program JKN.
"Integritas merupakan fondasi utama pelayanan kesehatan. Pencegahan kecurangan harus dimulai dari penguatan tata kelola, peningkatan pengawasan, serta membangun budaya pelayanan yang jujur, profesional, dan akuntabel di seluruh fasilitas kesehatan," ujar Nursyamsi dalam keterangannya, Senin (20/07/2026).
Pada kesempatan tersebut, Nursyamsi juga memaparkan berbagai strategi pencegahan fraud. Diantaranya penguatan fungsi pembinaan, monitoring dan evaluasi, koordinasi lintas sektor, pengawasan terhadap kepatuhan fasilitas kesehatan, serta optimalisasi Tim Pencegahan dan Penanganan Kecurangan Program JKN di tingkat provinsi. (Rls)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
