Diskominfo Sulbar Koordinasi untuk Monitor TPS di Area Blank Spot
Penulis / Redaksi:
admin
Kamis, 15 Februari 2024 20:11 WITA
303 tayangan
2 menit baca
MAMUJU,- Dinas Komunikasi Informatika Persandian Statistik (Diskominfopers) Pemprov Sulbar terus berkoordinasi dengan pihak KPU dan Bawaslu mengenai data desa yang sudah menggunakan internet satelit. Hal tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi potensi kerawanan pada pelaksanaan Pemilu 2024 akibat akses informasi dan pengiriman data dari TPS yang berada di wilayah blank spot.
Hal itu disampaikan Kepala DInas Diskominfopers Sulbar Mustari Mula, saat memberikan laporan terkait Area Blank Spot dalam Rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulbar di Kantor Sementara Gubernur Sulbar, Senin (12/02/2024).
“Saya lihat rata-rata desa di area blank spot ini, dekat dengan desa yang sudah menggunakan Internet satelit VSAT,” kata Kepala Dinas Diskominfopers Sulbar, Mustari Mula dalam keterangannya, Senin (12/02).
Menurut Mustari, masih ada 89 desa di Sulbar yang belum terakses jaringan internet. Meksi begitu, 38 desa sudah terbantu Internet satelit VSAT yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan pengiriman data.
Untuk mempercepat laporan dari wilayah blank spot, Diskominfo akan bekerja sama pihak Orari, RAPI, dan Balai Monitor.
“Kami juga mengundang pihak Orari, RAPI, dan Balai Monitor untuk mempercepat laporan situasi di setiap TPS,” ungkap Mustari.
Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pihak provider, bersama sama mengawal pelaksanaan pemilu 2024.
Sebelumya, Ketua KPU Sulbar Said Usman Umar menjelaskan, pentingnya jaringan Internet untuk mendorong proses perhitungan suara menggunakan Aplikasi Sirekap. (rls/thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.