Disdukcapil Polman Gelar Pelayanan ‘Jebol’ untuk Mudahkan Warga
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 1 Maret 2023 21:33 WITA
406 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, melaksanakan pelayanan administrasi kependudukan dengan sistem Jebol (Jemput Bola). Cara ini dilakukan untuk memudahkan warga mendapat dokumen kependudukan.
“Untuk mempermudah masyarakat untuk memiliki KTP (kartu tanda penduduk) dan dokumen lainnya, khususnya anak-anak itu yang baru baru berumur 17 tahun, sehingga tidak perlu lagi berbondong-bondong ke Capil, dengan ini kita mempermudah masyarakat untuk memperoleh dokumen,”kata Sekretaris Disdukcapil Polman, Hj Astuti dalam keterangannya yang diterima wartawan, Rabu (01/03/2023).
Astuti menyebut, pelayanan sistem ‘Jebol’ merupakan program rutin Disdukcapil Polman setiap tahunnya. Kali ini kegiatan berlangsung di Kantor Desa Napo, Kecamatan Limboro, Rabu (01/03).
“Ini kita memang ada program di Dukcapil namanya jebol (jemput bola). Kita adakan setiap tahun bahkan setiap bulan,”ungkapnya.
Astuti berharap, pelaksanaan kegiatan ini dapat dimaksimalkan warga, khususnya yang bermukim di pedalaman. Dirinya tidak menampik adanya dokumen kependudukan warga yang masih bermasalah dan harus segera diperbaiki.
“Apalagi untuk masyarakat pedalaman pasti ada (masalah), tapi Insya Allah kita akan cari solusinya,”ujarnya.
“Dampaknya kalau tidak segera diperbaiki, kalau ada keperluan masyarakat itu sendiri pasti akan susah, dan kalau mendesak mereka harus ke capil,”sambungnya.
Pada kesempatan ini, Astuti juga mensosialisasikan identitas kependudukan digital (IKD) yang dapat dibuka melalui aplikasi.
“Identitas kependudukan digital lagi kita sosialisasikan, keuntungan dari identitas digital itu, kalau kita kemana-mana, meskipun tidak bawa KTP dalam bentuk fisik, cukup kita buka aplikasi. Tahun-tahun ke depan pemerintah pusat mungkin tidak lagi mengeluarkan (kartu identitas) dalam bentuk fisik, semua dalam bentuk digital,”pungkasnya.
Rencananya, pelayanan sistem ‘Jebol’ ini akan digelar selama dua hari. Rabu-Kamis (01-02/03). Adapun pelayanan yang dilakukan seperti perekaman KTP, pembuatan kartu keluarga, akta kelahiran hingga akta kematian.
Pada hari pertama kegiatan berlangsung, tercatat sedikitnya 120 warga yang mendapat layanan administrasi kependudukan. (*/thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.