Dinsos Mamuju Salurkan Bantuan Sosial untuk Ahli Waris Korban Bencana
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 3 Maret 2021 16:27 WITA
652 tayangan
2 menit baca
Mamuju- Dinas Sosial Kabupaten Mamuju menyerahkan dana bantuan sosial sebesar Rp15.000.000/korban jiwa kepada 87 ahli waris dari 95 korban gempa Mamuju.
Penyerahan secara simbolis dilaksanakan Senin, (1/3/2021) di tenda kerja Dinas Sosial Kabupaten Mamuju. Bantuan langsung tunai tersebut diserahkan kepada 6 orang perwakilan ahli waris oleh Bupati Mamuju, Ketua DPRD Sulawesi Barat, Dandim 1418, Kapolresta Mamuju, Kajari, serta perwakilan Bank Mandiri.
Laporan Kepala Dinas Sosial dibacakan Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Mamuju, Drs. Muzakkir. Disebutkan, dasar pelaksanaan penyaluran bantuan adalah Peraturan Menteri Sosial Nomor 10 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Sosial Nomor 4 Tahun 2015 tentang Bantuan Langsung Berupa Uang Tunai Bagi Korban Bencana.
Tujuan dari bantuan langsung tunai tersebut yakni demi terlaksananya kegiatan pemberian bantuan stimulan pemulihan dan penguatan sosial yang tepat sasaran secara efektif dan efisien, terpenuhinya kebutuhan dasar korban bencana, juga demi terlaksananya rehabilitasi, rekonstruksi, dan relokasi bagi korban bencana yang akuntabel.
Penyaluran bantuan tersebut dimulai sejak 24 Februari 2021, diawali dengan penyerahan secara simbolis oleh Anggota DPR RI Komisi VIII Bidang Agama dan Sosial, H Arwan M Aras, S Kom bersama Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam kepada penerima manfaat, bertempat di Bank Mandiri Cabang Mamuju. Nilai bantuan sosial santunan ahli waris korban bencana gempa sebanyak Rp15.000.000 per korban jiwa, dengan total bantuan Rp1.425.000.000.
Muzakkir juga melaporkan, masih ada dua korban jiwa yang belum teridentifikasi alamatnya.
"Alamat yang tertera di laporan ada, tapi ketika kami cek ke lapangan, tetangga-tetangganya tidak ada yang kenal. Kami akan tindaklanjuti lebih jauh untuk mengetahui apakah korban hanya orang yang kebetulan singgah atau bagaimana," katanya.
Sementara itu, Bupati Mamuju, H Sitti Sutinah Suhardi, SH, MSi dalam sambutannya mengungkapkan rasa prihatin dan belasungkawa kepada keluarga korban bencana gempa Majene dan Mamuju.
"Tolong jangan dilihat nominalnya. Kami mengerti berapapun uang tidak akan bisa mengembalikan nyawa," katanya. Ia juga berharap bencana 15 Januari 2021 lalu bisa menjadi cermin bagi persiapan mitigasi bencana di masa mendatang.(rls/red)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.