BPBD Sulbar Perkuat Indeks Ketahanan Daerah untuk Antisipasi Bencana
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 21 Oktober 2026 16:34 WITA
47 tayangan
2 menit baca
MAMUJU,- Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Muhammad Yasir Fattah menegaskan pentingnya penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD), sebagai bagian dari evaluasi kapasitas daerah dalam menghadapi risiko bencana.
Penegasan itu disampaikan saat membuka ketiatan penilaian IKD Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulbar, di Mamuju, Rabu (30/09). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung pelaksanaan penilaian kapasitas daerah melalui (IKD) yang menjadi salah satu komponen dalam pemutakhiran Kajian Risiko Bencana (KRB) Nasional Tahun 2026.
Pelaksanaannya diarahkan untuk melakukan konfirmasi, verifikasi, validasi, serta penyepakatan capaian indikator IKD secara partisipatif bersama perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait.
“Penilaian IKD menjadi bagian penting untuk melihat kapasitas dan ketahanan daerah. Karena itu, seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan perlu memberikan dukungan data dan informasi yang sesuai dengan kondisi serta capaian yang ada di daerah,” ujar Yasir Fattah dalam keterangannya, Rabu (30/09/2026).
Yasir berharap proses penilaian IKD dapat menghasilkan data kapasitas daerah yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil tersebut selanjutnya dapat menjadi bagian dari data kapasitas daerah dalam mendukung pemutakhiran Kajian Risiko Bencana Nasional Tahun 2026.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap seluruh data dan indikator dapat dikonfirmasi serta divalidasi dengan baik. Yang lebih penting, hasilnya dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat upaya pengurangan risiko bencana dan meningkatkan ketahanan daerah,” pungkasnya.
Sementara Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sulbar, Ulfian memberikan pengantar sebelum memasuki sesi penilaian. Pengantar tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sebelum pelaksanaan penilaian kapasitas melalui IKD.
Materi penilaian disampaikan Tim Monitoring dan Evaluasi Direktorat Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana BNPB. Kegiatan diikuti oleh perwakilan BPBD Provinsi Sulbar dan BPBD kabupaten se-Sulbar. (rls)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
