Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Berkunjung ke Sulbar, Mentan RI Berikan Sejumlah Bantuan

Penulis / Redaksi: admin
Senin, 9 Desember 2019 18:06 WITA 1,384 tayangan 4 menit baca
Berkunjung ke Sulbar, Mentan RI Berikan Sejumlah Bantuan
Foto ilustrasi / Dokumentasi Pemerintahan - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!

SULBAR,- Menteri Pertanian Republik Indonesia  (Mentan RI) Syahrul Yasin Limpo, melakukan kunjungan kerja di Mamuju, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) , Sabtu lalu (07/12/19). Dalam kunjungannya, Mentan RI memberikan sejumlah bantuan dari Kementerian yang dipimpinnya kepada Sulbar.

Mentan mengatakan, kehadiranya di Sulbar dalam rangka mengawal perkembangan dan kemajuan para petani Sulbar agar sejahtera, " Saya  merasa orang Sulbar, maka saya juga mempunyai kewajiban untuk  membantu Sulbar, siapa lagi yang mau urus negara, siapa lagi yang urus Sulbar kalau bukan kita sendiri" kata  Syahrul  dalam sambutannya.

Masih kata Syahrul,  Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo telah mengucurkan dana sebesar 50 Triliun untuk kemajuan pertanian di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya sangat mudah diberikan bagi daerah yang serius untuk memajukan hasil  pertaniannya, " Presiden RI menyediakan dana 50 triliun untuk kemajuan pertanian di Indonesia,  maka dari itu kita selaku rakyat Indonesia jangan ada yang manja, kita harus terus bekerja dan bertanian itu bisa menjanjikan yang penting kita serius," pungkas mantan orang nomor satu di Sulsel itu

Sementara itu. Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeni Anwar mengatakan, berdasarkan data pengguna lahan,  Sulbar memiliki potensi lahan sawah sebanyak 64.232 hektar, dengan kondisi 49 persen sawah tadah hujan sehingga membutuhkan perhatian dalam hal penyediaan sumber air irigasi. Sedangkan lahan kering sekitar 623.000 ha yang berpotensi dikembangkan dengan tanaman palawija buah dan sayuran.

Selain itu, ada pula lahan perkebunan Kakao,  kopi,  kelapa dalam,  kelapa sawit,  cengkeh, lada dan pala seluas 357.893 Ha, dengan kondisi terdapat 64.484 Ha tanaman tua yang membutuhkan peremajaan.

“ Potensi pengembangan komoditas pertanian di Sulbar sangat menjanjikan, karena ditunjang oleh iklim atau agroklikmat yang mendukung bagi pertumbuhan tanaman, tidak hanya itu,  jumlah kelembagaan dan Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian juga mendukung, dimana terdiri dari 8.796 kelompok tani dengan jumlah penduduk yang bekerja disektor pertanian sebanyak 323.280 orang atau 52 persen dari total angkatan kerja Sulbar “ sebut Enny.

Enny menambahkan, lahan pertanian di Sulbar sangat potensial untuk pengembangan ternak melalui sistem integrasi ternak dengan tanaman.

Adapun sejumlah bantuan yang diberikan Mentan RI kepada Sulbar secara keseluruhan sebesar 144 milyar, terdiri dari benih jagung seluas 7.000 Ha, 69 Ton atau 69.410 Kg dari total 83.000 Ha,  benih  padi sebanyak 71.000 Ha, traktor roda empat sebanyak 3 unit dan traktor roda dua sebanyak 19 unit, pompa air sebanyak 13 unit, cultivator sebanyak 7 unit dari total 26 unit,  corn selter tiga power thereser sebanyak 5 unit, polis asuransi usaha ternak sapi sebanyak 1.076 ekor.

Selanjutnya, bantuan ayam melalui program bekerja sebanyak 800.000 ekor di lima Kabupaten, pakan ternak sebanyak 2.042 ton,  obat-obatan 16.018 paket dan bantuan pembuatan kandang sebanyak 16.018 unit di lima Kabupaten yaitu, Mamuju sebanyak 4.432 RTM ( 221.600 ekor), Pasagkayu sebanyak 1.473 RTM atau 73.650 ekor, Mamuju Tengah sebanyak 1.200 RTM atau 60. 000 ekor, Majene sebanyak 2.851 RTM atau 142.550 ekor dan Polman sebanyak 6.062 RTM  atau 303.100 ekor.

Bantuan ternak sapi Bali sebanyak 250 ekor ditempatkan pada instansi pembibitan ternak unggul Desa Beroangin Kecamatan Mapilli Kabupaten Polman, sarana dan prasarana kegiatan IB untuk lima kabupaten terdiri dari semen beku,  N2 cair dan sarana prasarana pendukung kegiatan UPSUS SIWAB.

Kemudian, bantuan sarana dan prasarana pemberantasan penyakit hewan pada enam kabupaten terdiri atas bantuan obat-obatan, alat penunjang serta vaksin antraks dan rabies, kartu tani,  bawang biji TSS seluas 15 Ha kepada perwakilan kelompok tani dari total bantuan 135 Ha, program pertanian masuk sekolah untuk SMK Negeri Sulbar sebanyak dua sekolah masing -masing RP. 50.000.000, dan bibit untuk program peremajaan Kakao dan Kopi.

Kegiatan tersebut  diakhiri dengan penandatanganan program kerja sama antara Pemerintah Pusat dengan Pemprov Sulbar dan Pemkab Se-Sulbar. Kemudian dilanjutkan, penanaman jagung oleh Mentan RI, Wakil Gubernur Sulbar,  Ketua DPRD Sulbar, DPD RI dan Bupati Mamuju .

Lokasi kunjungan Mentan RI di Sulbar, berada  di Desa Sondoang, SMKN Kakako  dan Desa Pamulukang kecamatan Kalukku.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut , Sekprov Sulbar Muhammad Idris, Gubernur Sulbar periode 2006-2016 Anwar Adnan Saleh, Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI Suwandi,  (Dirjen Perkebunan Kementan RI,  Kasdi Subagyono, Kabadan Libangtan Kementan RI, Fadjry Djufry, Kabadan Karantina Kementan RI,. Ali Jamil, Staf Khusus Kementan RI, M. Hatta, Staf Khusus Kementan RI Imam, Staf Ahli Mentan RI Bidang Inovasi dan Teknologi Bambang, para Bupati Se-Sulbar,  Para pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar dan Instansi Vertikal serta  undangan lainnya. (ADVETORIAL)

Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman