POLEWALI,- Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispop) Kabupaten Polewali Mandar, menggelar pelatihan Kepariwisataan bagi para pengelola objek wisata dan duta wisata Kabupaten Polewali Mandar, bertempat di Aula Hotel Al Ikhlas Polewali, Polewali Mandar.
Pada kesempatan ini, panitia pelaksana menghadirkan Wiwid Pheni Dwiantari. Kepala Desa Watukaru, Kabupaten Pacitan Jawa Timur, untuk memberi pelatihan kepariwisataan, karena berhasil menyulap desanya menjadi daerah tujuan wisatawan lokal maupun manca negara.
“ Saya merasa senang dan bangga mendapat kepercayaan untuk menjadi pemateri pada pelatihan pemandu wisata alam di Polewali Mandar, semoga kegiatan ini memberi banyak manfaat bagi dunia pariwisata khususunya di Polewali Mandar “ ujar Wiwid.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Polewali Mandar, Andi Masri Masdar mengatakan, kehadiran Wiwid di Polman membawakan materi pariwisata harus dimanfaatkan dengan baik, karena keberhasilannya mengelola tempat wisata hingga hingga dilirik wisatawan manca Negara patut untuk dicontoh, “ Saya berharap dengan pelatihan ini kita semua bisa lebih memajukan lagi pariwisata yang ada di Polman." kata Andi Masri kepada para peserta, Selasa (22/10/19).
Andi Masri juga menyampaikan rencana melakukan pertemuan dengan semua kepala Desa dari 16 Kecamatan di Polewali Mandar, untuk diberi pemahaman soal potensi desanya masing-masing dalam hal pariwisata, “ Untuk itu, kita akan undang lagi Mbak Wiwid sebagai pematerinya sekaligus memotivasi semua kepala Desa di Polewali Mandar “ ungkapnya.
Di tempat sama. Ketua Asosiasi Pariwisata Polewali Mandar. Muh. Yusri meyatakan dukungan pelaksanaan pelatihan pemandu wisata alam Ekowisata ini, “ Tentunya ini kegiatan yang sangat baik apalagi salah satu pematerinya ada dari Kepala Desa. Tentunya bisa menjadi motivasi bagi kepala desa yang ada di Polewali Mandar, " pungkas Yusri
Kegiatan pelatihan pemandu wisata alam ini, berlangsung selama dua hari, 21-22 oktober 2019. Selain Wiwid, panitia pelaksana kegiatan yang diikuti beberapa kepala desa, pengelola wisata, duta wisata dan pemerhati lingkungan, juga menghadirkan pemateri lain, yakni Muhammad Rahmat, Pegawai Dinas Kehutan Sulawesi Barat. (Rls/Thaya)