Bangun Kesepahaman Bersama Pekebun Durian Montong di Polman, Pj Gubernur Bahtiar Dorong Ekosistem Bisnis di Bulo
Penulis / Redaksi:
admin
Sabtu, 21 September 2024 20:29 WITA
235 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin berniat membangun ekosistem pengembangan komoditi buah Durian di Kebun Raya Bulo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat.
Keinginan itu disampaikan saat mengunjungi kawasan Kebun Raya Bulo, di Kecamatan Bulo, Kamis (22/09).
“(Petani) mereka tidak boleh hanya menjual buah durian tetapi juga membangun ekosistem pengembangan komoditi buah durian di Kebun Raya Bulo,” kata Bahtiar dalam keterangannya.
Bahtiar mengatakan, menggerakkan sektor pertanian maupun perkebunan seperti durian harus berpikir seperti seorang CEO. Selain itu harus dikelola dengan jumlah besar.
“Harus membuka pikiran, ini adalah menanam tanaman bisnis. Setiap yang kita tanam perlu modal dan risiko. Oleh karenanya harus diperhitungkan, jumlahnya harus besar, termasuk harus tahu pasar. Jadi harus tahu bisnisnya dari hulu ke hilir,” bebernya.
Bahtiar juga menawarkan penambahan modal bagi petani durian melalui KUR. Syaratnya harus mendapatkan pendampingan, sehingga dana KUR yang dikelola betul-betul memberi nilai tambah bagi masyarakat.
Sementara Aco Masruddin selaku perintis pengembangan durian di Bulo mengemukakan, saat ini terdapat 200 hektar lahan dikelola oleh petani untuk pengembangan durian.
Hanya saja dalam dua tahun terakhir telah mengalami penurunan produksi disebabkan hama batang.
“Kendala dihadapi penyakit kanker batang. Sehingga terjadi penurunan produksi dua tahun terakhir. Sehingga kami berharap adanya ilmu dari Pemda untuk mengedukasi kami disini,” beber Aco.
Menurut Aco, untuk saat ini Polman sebagai satu dari empat kabupaten di Sulawesi menjadi penyuplai terbesar durian di Indonesia. Sehingga sangat penting mendapat perhatian pemerintah.
Aco juga sangat mendukung program PJ Gubernur Bahtiar terkait pengadaan 1 juta bibit pada 2025. Diharapkan bantuan tersebut dapat dimaksimalkan mendukung petani di Polman sehingga Polman menjadi penyuplai terbesar untuk ekspor ke Cina. (rls)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.