Sabtu, 7 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Ali Baal Sebut Peresmian Gedung BPOM Miliki Peran Penting

Penulis / Redaksi: admin
Kamis, 12 Maret 2020 16:48 WITA 703 tayangan 2 menit baca
Ali Baal Sebut Peresmian Gedung BPOM Miliki Peran Penting
Foto ilustrasi / Dokumentasi Pemerintahan - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!

SULBAR,- Gedung Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Mamuju, resmi beroperasi setelah diresmikan, Rabu (11/03/20).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita yang dilakukan kepala BPOM RI, Penny K.Lukito bersama Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, disaksikan Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeni Anwar, Sekprov Sulbar Muhammad Idris, serta Asisten I Pemprov Sulbar, Muh.Natsir dan unsur Forkopimda.

Gedung yang terletak di Jalan Poros Mamuju – Kalukku, Kilometer 13 Desa Bambu, Mamuju itu, dilengkapi fasilitas kantor dan laboratorium pengujian obat dan makanan.

Kepala BPOM RI Penny K. Lukito menyatakan, keberadaan gedung BPOM akan memperkuat pembangunan Sulbar, yang  bergerak pada pengawasan dan perlindungan pada masyarakat, terutama pada  bidang makanan dan obat.

Kata Penny, terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor  3 Tahun 2017 tentang peningkatan efektivitas pengawasan obat dan makanan, dimanfaatkan dengan positif oleh BPOM untuk meningkatkan kinerja pengawasannya secara lebih efektif, sejalan dengan salah satu Nawa Cita Presiden, yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia melalui sektor kesehatan.

"Gerak operasi penuntasan perlu terus diintensifkan, baik dari obat begitupun semua jenis makanan yang ada. Hal tersebut sudah ada aturannya berdasarkan Inpres nomor 3 yang sesudah diturunkan pada payung hukum pada aspek pangan di negara kita. Olehnya itu  memang perlu adanya kerja sama yg baik antara Pemprov Sulbar dengan BPOM,"sebut Penny.

Ia menambahkan, BPOM telah menjalankan tugasnya secara maksimal terkait kewajibannya untuk mengawasi peredaran obat, obat tradisional, komestik, produk pangan dan suplemen kesehatan di Indonesia.

Pada kesempatan sama, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar berharap, peresmian gedung BPOM dapat mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi lembaga tersebut dalam melakukan pengawasan produk farmasi dan obat-obatan, kosmetik, makanan, dan alat kesehatan yang tidak aman bagi masyarakat.

Menurut Ali Baal, kehadiran kantor dan laboratorium BPOM yang refresentatif memiliki peran penting, mengingat letak Mamuju merupakan segitiga emas yang dikelilingi tiga pelabuhan yaitu di Palu, Samarinda dan Makassar, " Ini menjadikan Mamuju sebagai koridor lalu lintas barang dan jasa yang sangat memungkinkan masuknya produk obat-obatan, makanan, kosmetik dan alat kesehatan yang illegal beredar di masyarakat," ungkapnya.

Ali Baal juga menegaskan, pentingnya melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat, terkait pengetahun tentang produk farmasi,  berupa obat-obatan, bahan kosmetik maupun makanan, “ Dengan begitu, masyarakat diharap bisa berperan membantu pemerintah, dalam  mencegah peredaran barang yang ilegal termasuk melindungi diri dari penggunaan produk farmasi, obat-obatan maupun makanan yang berbahaya “ tegasnya. (ADVETORIAL)

Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman