Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Ali Baal Harap Sulbar Jadi Pusat Pelatihan Penanggulangan Bencana

Penulis / Redaksi: admin
Jumat, 22 November 2019 17:37 WITA 515 tayangan 2 menit baca
Ali Baal Harap Sulbar Jadi Pusat Pelatihan Penanggulangan Bencana
Foto ilustrasi / Dokumentasi Sosial - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!

SULBAR,-  Ancaman bencana kerap terjadi di Sulawesi Barat (Sulbar), hal tersebut tidak terlepas dari kondisi, tifografi, demografi dan geografi daerah ini. Meski dengan frekwensi yang tidak tinggi, bencana kerap menimbulkan kerugian yang tidak sedikit, baik materi hingga korban jiwa.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, dalam acara Rapat Koordinasi dan Konsultasi Dalam Rangka Pemantapan Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana di Provinsi Sulbar, yang berlangsung di Auditorium Lantai 4 Kantor Gubernur Sulbar, Kamis kemarin (22/11/19).

" Perlu dikaji lebih mendalam agar kedepannya menghasilkan langkah yang sistematis, terarah, terukur, dan terstruktur dalam setiap penyelenggaraan penanggulangan bencana di wilayah  Provinsi Sulawesi Barat," kata Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar.

Ali Baal menyampaikan, pentingnya melakukan pelatihan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada setiap kabupaten di Sulbar, minimal dua kali dalam setahun, mengingat masih minimnya pehamanan petugas terakit proses penanganan bencana, khususnya pemberian pertolongan pertama terhadap korban bencana, dan upaya untuk mengurangi resiko terjadinya kecelakaan kepada relawan maupun anggota BNPB dalam menjalankan tugas.

" Saya berharap Sulbar bisa menjadi pusat pelatihan dan pusat penelitian terhadap bencana alam, serta mampu berkontribusi terhadap daerah-daerah yang memiliki intensitas bencana yang tinggi," harapnya.

Sementara itu, Kepala BNPB Nasional, Doni Monardo mengatakan, berdasarkan pemetaan korban jiwa akibat bencana alam dari berbagai belahan dunia yang jumlahnya sangat banyak, Indonesia menempati urutan kedua setelah Haiti.

"Jika pemahaman terhadap becana alam telah disosialisasikan kepada masyarakat kemungkinan jatuhnya korban jiwa bisa berkurang," harap Doni.

Doni juga menegaskan, bahwa hingga saat ini, belum satupun alat atau tekhnologi yang mampu mendeteksi kapan akan terjadi gempa,  Untuk itu, masih kata Doni, pemerintah Sulbar harus mencari dokumen-dokumen penting tentang bencana yang pernah terjadi di Sulbar.

" Jangan abai terhadap kemungkinan-kemungkinan kecil bencana alam di daerah kita, kita tidak akan pernah tau siapa yang akan menjadi korban bisa saja keluarga atau kerabat kita menjadi korban dari sikap abai kita," tandasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wagub Sulbar, Enny Angggraeni Anwar, Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi, Sekprov Sulbar, Muhaad Idri, unsur forkopimda, pimpinan BNPB se Sulbar, pimpinan OPD dan undangan lain. (ADVETORIAL)

Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman